Anggun Ananda
5Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTERPRESTASI KINERJA KEUANGAN PT PAKUWON JATI TAHUN 2021-2025 BERDASARKAN RASIO LUKUIDITAS,SOLABILITAS, DAN PROFITABILITAS Amanda Olivia Dwi Yanti; Ani Rahmawati; Anggun Ananda; Three Daughter Daeli; Herayati Herayati
PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi Vol 16 No 1 (2026): Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wiraraja Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/feb.v16i1.5254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan tren kinerja keuangan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) selama periode 2021–2025. Sebagai salah satu emiten properti terbesar di Indonesia, kinerja finansial perusahaan sangat dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi pascapandemi, fluktuasi suku bunga acuan, serta daya beli masyarakat. Desain penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan konsolidasian auditan periode 2021–2025. Evaluasi fundamental dilakukan melalui analisis tiga gugus rasio utama, yaitu likuiditas (Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio), solvabilitas (Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, Long-Term Debt to Equity Ratio), serta profitabilitas (Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return on Assets, Return on Equity). Hasil kajian mengindikasikan bahwa PT Pakuwon Jati Tbk memiliki tingkat likuiditas yang sangat kuat dengan Current Ratio yang selalu berada di atas standar aman, struktur modal yang semakin sehat ditandai dengan penurunan tingkat leverage (DAR dan DER) secara konsisten, serta profitabilitas yang menunjukkan tren pemulihan berkelanjutan pascapandemi. Hasil riset ini diharapkan mampu menjadi dasar pertimbangan strategis bagi manajemen korporasi dalam pengelolaan modal kerja serta bahan referensi bagi investor dalam menilai risiko investasi pada emiten properti dengan model bisnis pendapatan berulang (recurring income).