Risma Salma
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Psikokaligrafi Sebagai Terapi Seni dalam Meningkatkan Ketenangan Batin: Sebuah Studi Eksperimen Sederhana Risma Salma; Hayyina Nada; Najwa Qonitah
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 26 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/dja1kf10

Abstract

Abstract - Unstable psychological conditions such as anxiety, stress, and inner tension pose serious challenges in modern life. This study aims to explore psychocalligraphy as a form of art therapy that can improve an individual's inner peace. This study used a simple experiment with a qualitative-descriptive approach. The subjects were nine young adults experiencing mild to moderate stress symptoms, who were selected purposively. The study was conducted in three sessions over one week, where participants were asked to practice psychocalligraphy under the guidance of meditative instructions. Data were collected through observation, participant reflection notes, and semi-structured interviews, and validated using data triangulation techniques. The results showed that psychocalligraphy can have an emotionally calming effect and help participants achieve a calmer and more focused inner state. Specifically, participants reported a decrease in the intensity of negative thoughts, increased self-awareness, and a sense of peace that emerged during and after the writing process. The discussion in this study highlights the importance of integrating visual art and mindfulness practices as a non-verbal approach to psychological recovery. This research also opens up the possibility of further development regarding the effectiveness of psychocalligraphy in professional therapy settings and arts-based character education. These findings indicate that a simple approach such as psychocalligraphy could be a viable therapeutic alternative for further development, particularly in fast-paced and stressful urban contexts.   Keyword: Self-Introspection, Meditative Calligraphy, Mental Health, Visual Mindfulness, Expressive.   Abstrak - Kondisi psikologis yang tidak stabil seperti kecemasan, stres, dan ketegangan batin menjadi tantangan serius dalam kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi psikokaligrafi sebagai salah satu bentuk terapi seni yang dapat meningkatkan ketenangan batin individu. Studi ini menggunakan eksperimen sederhana dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Subjek dalam penelitian adalah sembilan orang dewasa muda yang mengalami gejala stres ringan hingga sedang, yang dipilih secara purposive. Penelitian dilakukan dalam tiga sesi selama satu minggu, di mana peserta diminta melakukan praktik psikokaligrafi dengan bimbingan instruksi meditatif. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan refleksi peserta, dan wawancara semi-struktural, serta divalidasi dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikokaligrafi mampu memberikan efek menenangkan secara emosional dan membantu peserta mencapai kondisi batin yang lebih tenang dan fokus. Secara khusus, peserta melaporkan adanya penurunan intensitas pikiran negatif, meningkatnya kesadaran diri, serta rasa damai yang muncul selama dan setelah proses menulis. Diskusi dalam penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi antara seni visual dan praktik mindfulness sebagai pendekatan non-verbal dalam pemulihan psikologis. Penelitian ini juga membuka kemungkinan pengembangan lebih lanjut terkait efektivitas psikokaligrafi dalam setting terapi profesional dan pendidikan karakter berbasis seni. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan sederhana seperti psikokaligrafi dapat menjadi alternatif terapi yang layak untuk dikembangkan lebih lanjut, khususnya dalam konteks urban yang serba cepat dan penuh tekanan.   Kata kunci: Intropeksi Diri, Kaligrafi Meditatif, Kesehatan Mental, Mindfulness Visual, Terapi Ekspresif.