Hasri Wahyu Mulia Sari
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pelatihan Bela Diri dalam Mengembangkan Keperecayaan Diri Remaja di Paguyuban Perisai Diri Ranting Gondangwetan Kabupaten Pasuruan Hasri Wahyu Mulia Sari; Widodo Putri Mardiani
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan pentingnya pengembangan kepercayaan diri pada remaja sebagai salah satu faktor yang mendukung perkembangan pribadi dan kemampuan berinteraksi dalam lingkungan sosial. Salah satu kegiatan yang dapat memfasilitasi perkembangan tersebut adalah pelatihan bela diri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan bela diri dalam membentuk pengalaman belajar remaja pada pengembangan kepercayaan diri, mengkaji peran pelatih, metode latiham, dan interaksi sosial dalam mendukung tumbuhnya kepercayaan diri, serta mengidentifikasi perubahan sikap, perilaku, dan keyakinan diri peserta seletha mengikuti pelatihan bela diri di Paguyuban Perisai Diri Kota Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Paguyuban Perisai Diri Kota Pasuruan dengan melibatkan pelatih dan peserta latihan sebagai informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menjamin validitas data, peneliti menerpakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data yag diperoleh dianlaisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan bela diri mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna dalam mendukung pengembangan kepercayaan diri remaja melalui keterlibatan aktif peserta pada setiap kegiatan pelatihan. Peran pelatih, penerapan metode latihan yang terstruktur, serta interaksi sosial yang positif antar peserta terbukti menjadi faktor yang mendukung berkembangnya kepercayaan diri. Selian itu, peserta mengalami perubahan positif pada aspek sikap, perilaku, dan keyakinan diri yang ditunjukkan mellaui meningkatnya keberanian, kedisiplinan, kemampuan mengendalikan diri, sikap optimis, serta keyakinan terhadap kemampuan yang dimiliki. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan bela diri di Paguyuban Perisai Diri Kota Pasuruan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kepercayaan diri dan perkembangan psikologis remaja.