Laila Apriani Hasanah Harahap
Jurusan Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Teuku Umar, Aceh Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Konsumsi Fast Food dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Dismenorea pada Mahasiswi Widya Ningsih Harahap; Laila Apriani Hasanah Harahap; Khairunnas; Marniati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 04 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i04.4765

Abstract

Dismenorea merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh perempuan usia reproduktif dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Faktor gaya hidup, seperti konsumsi fast food dan aktivitas fisik, diduga berperan terhadap tingkat keparahan dismenorea. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi fast food dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenorea pada mahasiswi Program Studi Gizi Universitas Teuku Umar angkatan 2022. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 177 mahasiswi, dengan sampel sebanyak 123 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) Short Form, dan Visual Analog Scale (VAS). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi fast food dengan tingkat dismenorea (nilai p = 0,000) serta hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan tingkat dismenorea (nilai p = 0,000). Konsumsi fast food yang lebih tinggi cenderung berhubungan dengan peningkatan tingkat nyeri haid, sedangkan aktivitas fisik yang lebih tinggi berhubungan dengan tingkat nyeri haid yang lebih ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor gaya hidup berperan penting dalam kejadian dismenorea sehingga perlu dilakukan upaya promotif dan preventif melalui penerapan pola makan sehat dan peningkatan aktivitas fisik.