Ibnu Darmawan
Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akselerasi Kesiapan PROKLIM Lestari Melalui Pendampingan Partisipatif Berbasis Nilai Lokal di Kalurahan Banguntapan Ikrom Mustofa; Aiko Sarasvaty Prabowo; Diah Ayu Prawitasari; Dewi Wulandari; Ibnu Darmawan; Wahda Annisa Nuurussyahba; Ahmmad Azamuddin; Silvia Zalda Putri; Jihan Nanda Fitriyani
Open Community Service Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v5i1.197

Abstract

Latar Belakang: Perubahan iklim menjadi tantangan global yang berdampak signifikan pada sistem sosial, ekonomi, dan lingkungan, khususnya di wilayah perkotaan dan peri-urban. Program Kampung Iklim (PROKLIM) merupakan inisiatif berbasis masyarakat yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal. Namun demikian, implementasi PROKLIM di tingkat padukuhan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kapasitas kelembagaan, dokumentasi kegiatan, serta integrasi program lintas sektor.Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan padukuhan di Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia dalam kategori PROKLIM Lestari melalui pendekatan pendampingan partisipatif.Metode: Pelatihan peningkatan kapasitas, penilaian baseline pada 11 padukuhan, serta pendampingan implementasi aksi adaptasi dan mitigasi berbasis masyarakat.Hasil: Hasil penilaian baseline menunjukkan bahwa dari 11 padukuhan yang dinilai, 1 padukuhan berada pada kategori kesiapan tinggi (Padukuhan Plumbon), 6 padukuhan berada pada kategori kesiapan sedang, dan 4 padukuhan berada pada kategori kesiapan rendah, terutama pada aspek dokumentasi kegiatan dan kelembagaan PROKLIM. Intervensi berupa penguatan kelembagaan, penyusunan dokumentasi kegiatan, penerapan teknologi sederhana seperti komposter, lubang biopori, dan pemanenan air hujan terbukti meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim serta mempercepat kesiapan menuju PROKLIM Lestari. Kolaborasi akademisi, organisasi masyarakat sipil, pemerintah kalurahan, dan sektor swasta menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program pendampingan. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan implementasi PROKLIM di tingkat lokal serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia.