Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Metode Pembelajaran Berbasis Cerita (Story Based Learning) Berbantuan Peta Visual Naratif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Metamorfosis pada Siswa Kelas IV di SD Swasta Reformasi Plus: Penelitian Maria Dolorosa Fransiska Tefa; Angelina C.O.R Lake; Konradus S. Jenahut; Rince S.M Benu; Timoteus Ajito
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7352

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar bertujuan membantu siswa memahami berbagai fenomena alam melalui proses belajar yang bermakna dan kontekstual. Pemahaman konsep yang baik menjadi dasar penting bagi siswa dalam menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mampu memfasilitasi siswa untuk memahami konsep secara runtut, konkret, dan menarik sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep metamorfosis pada siswa kelas IV SD Swasta Reformasi Plus. Siswa mengalami kesulitan dalam menjelaskan tahapan metamorfosis secara runtut serta masih ditemukan miskonsepsi mengenai urutan perubahan bentuk pada kupu-kupu. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan media yang mampu memvisualisasikan konsep secara konkret. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa pada materi metamorfosis melalui penerapan metode pembelajaran berbasis cerita (Story Based Learning) berbantuan peta visual naratif. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 55 pada tahap pra tindakan menjadi 58,7 pada Siklus I dan meningkat menjadi 85,2 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan dari 16,66% pada pra tindakan menjadi 27,77% pada Siklus I dan mencapai 83,33% pada Siklus II. Aktivitas guru meningkat dari 91% menjadi 99%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 72,16% menjadi 86,11%. Dengan demikian, metode Story Based Learning berbantuan peta visual naratif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep metamorfosis, aktivitas pembelajaran, dan hasil belajar siswa kelas IV SD Swasta Reformasi Plus.