A Wahab Jufri
Program Studi Magister Administrasi Pendidikan, Pascasarjana, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Masa Kerja Terhadap Kemampuan Kepemimpinan Guru dalam Membangun Kolaborasi dengan Rekan Sejawat Ahmad Junaidi; Dwi Supriatin; Ni Putu Novie Yanti. A.; Moh.Noor Supandri; Lalu Abi Said Ali; Saefulloh; A Wahab Jufri
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i1.798

Abstract

This study aims to investigate the relationship between teachers' tenure and their leadership skills in building collaborative relationships with colleagues in the school environment. Collaboration among teachers plays an important role in building a positive work culture and supporting professional development at both the individual and organizational levels. Tenure is often considered an influential indicator of leadership style, and teachers with more experience tend to demonstrate a deeper understanding of the challenges and strategies required to build effective working relationships. This study used a quantitative method with a descriptive approach. Data collection was carried out using a questionnaire targeting 163 respondents in the West Nusa Tenggara region with the results of 61.3% of teachers having a tenure of more than 10 years. While the ability of teachers in building collaboration respondents answered consistently as much as 58% so that the leadership ability of teachers in building collaboration with colleagues can be said to be good. The results of this study support that teacher tenure contributes significantly to the development of leadership skills. Experienced teachers are better able to build working relationships based on mutual trust and effective collaboration. The results of this study are expected to provide insights to policy makers regarding the design of training programs that focus not only on developing teaching skills but also leadership skills. This research can also be a reference for future research to deepen the dynamics of teacher leadership in the educational environment.
Analisis Pola Kepemimpinan Guru dan Kepala Sekolah Berbasis Gender di Provinsi Nusa Tenggara Barat Joned Bangkit Wahyu Laksono; Etika Lailaturrahmah; Diana Wahyuni Sulasti; Silvi Husnaini; Imas Hasdianti; A Wahab Jufri
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i1.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola kepemimpinan guru dan kepala sekolah berbasis gender di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan angket yang terdiri dari 5 aspek berjumlah 89 pertanyaan tertutup skala likert dengan 4 kategori pilihan jawab serta 5 pertanyaan terbuka. Responden dari penelitian ini adalah seluruh guru dan kepala sekolah di Provinsi NTB. Sampel penelitian berjumlah 170 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki cenderung lebih terstruktur dalam menjalankan peran kepemimpinan mereka, menunjukkan pola kepemimpinan yang lebih transaksional dan berfokus pada pencapaian hasil, sementara perempuan lebih dominan dalam aspek kolaborasi dan hubungan interpersonal, yang lebih mencerminkan gaya kepemimpinan transformasional. Laki-laki lebih sering bekerja secara konsisten dalam hal kolaborasi dan komunikasi yang efektif, sementara perempuan lebih menekankan pada aspek pengetahuan dan pedagogik, yang mencerminkan pendekatan yang lebih berfokus pada pengembangan dan pemahaman. Laki-laki lebih unggul dalam hal kepemimpinan yang berorientasi pada hasil dan pencapaian, sementara perempuan lebih dominan dalam pendekatan yang lebih kolaboratif dan berbasis hubungan interpersonal. Kedua gaya kepemimpinan ini dapat saling melengkapi dalam menciptakan suasana kerja yang produktif dan inklusif.
Pelayanan Anak Korban Kekerasan di Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif Kota Mataram Destiar Ahadirian Maghfirah; A Wahab Jufri; Agus Ramdani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v8i2.656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelayanan anak korban kekerasan di Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif Kota Mataram. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Teknik keabsahan dilakukan dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pelayanan dimulai dari tahap pengaduan, tahap identifikasi, tahap rencana intervensi, tahap intervensi, tahap monitoring dan evaluasi, tahap terminasi; (2) Layanan yang didapatkan oleh anak korban kekerasan berupa layanan yang dibutuhkan seperti kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, bantuan hukum, administrasi penduduk, mediasi dan rumah aman. Sedangkan khusus untuk pelayanan pendidikan yang diterima anak korban kekerasan berupa pindah sekolah termasuk pindah ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, fasilitas kejar paket dan PKBM, homeschooling serta bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Bantuan Siswa Miskin (BSM).