This Author published in this journals
All Journal IJEMA
Dhea Ananda
Universitas Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Growth Opportunity, Capital Expenditure, Dan Cash Conversion Cycle Terhadap Cash Holding Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2021-2025 Dhea Ananda; Unggul Purwohedi; ⁠⁠Surya Anugrah
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 3 No. 7 (2026): IJEMA - Juli 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Growth Opportunity, Capital Expenditure, dan Cash Conversion Cycle terhadap Cash Holding pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2025, dengan mengacu pada Trade-off Theory dan Pecking Order Theory sebagai dasar teoritisnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan jumlah populasi sebanyak 91 perusahaan sektor energi. Melalui teknik purposive sampling, terpilih 50 perusahaan dengan total 250 data observasi, yang kemudian berkurang menjadi 242 observasi setelah dilakukan penanganan outlier. Pengukuran Cash Holding dilakukan dengan membandingkan jumlah kas dan setara kas terhadap total aset perusahaan. Pengolahan data dilakukan melalui teknik regresi data panel dengan bantuan software EViews 13, di mana model yang terpilih adalah Random Effect Model (REM) berdasarkan hasil Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier. Berdasarkan hasil Uji t, ditemukan bahwa Growth Opportunity memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Cash Holding, Capital Expenditure memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap Cash Holding, sementara Cash Conversion Cycle tidak terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap Cash Holding. Nilai Adjusted R² yang diperoleh sebesar 4,65% menunjukkan bahwa ketiga variabel independen hanya mampu menjelaskan sebagian kecil dari variasi Cash Holding, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan penyimpanan kas pada perusahaan sektor energi lebih banyak dipengaruhi oleh peluang pertumbuhan serta besarnya belanja modal yang dikeluarkan, dibandingkan dengan tingkat efisiensi siklus konversi kas perusahaan. Dengan demikian, Growth Opportunity dan Capital Expenditure perlu menjadi perhatian utama bagi manajemen perusahaan sektor energi dalam merancang kebijakan pengelolaan kas yang lebih optimal