Lalu Fitra Fajar Imani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Limbah Kain Poliester terhadap Kinerja Marshall Campuran AC-WC Asbuton dengan Modifikasi Crumb Rubber dan Unsaturated Polyester Resin Senopati Wibisono Heru; Lalu Fitra Fajar Imani; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah kain poliester terhadap kinerja Marshall campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) berbasis Asbuton yang dimodifikasi dengan Crumb Rubber (CR) dan Unsaturated Polyester Resin (UPR), serta menentukan kadar optimum limbah kain poliester pada masing-masing sistem modifikasi. Penelitian menerapkan metode pencampuran basah (wet process), dengan Asbuton B 50/30 sebesar 8% terhadap berat campuran, CR sebesar 10%, dan UPR sebesar 5%, sedangkan limbah kain poliester divariasikan pada kadar 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9% terhadap Kadar Aspal Optimum (KAO). Seluruh pengujian mengacu pada Pedoman Spesifikasi Teknis Campuran Beraspal dengan Asbuton Tahun 2013 dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025, dilengkapi dengan analisis statistik One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAO campuran AC-WC Asbuton diperoleh sebesar 6,5%. Pada campuran dengan CR, seluruh variasi kadar limbah kain poliester (1%-9%) memenuhi persyaratan Marshall, dengan performa terbaik pada kadar 9% (stabilitas 1946,413 kg; Marshall Quotient 676,064 kg/mm). Pada campuran dengan UPR, hanya kadar 3% dan 9% yang memenuhi seluruh parameter, dengan kadar optimum pada 3% (stabilitas 2281,175 kg; Marshall Quotient 712,755 kg/mm). Hasil ANOVA menunjukkan bahwa variasi kadar limbah kain poliester berpengaruh signifikan terhadap stabilitas dan Marshall Quotient pada kedua sistem modifikasi, serta berpengaruh signifikan terhadap VIM, VMA, dan VFB pada sistem UPR. Kombinasi limbah kain poliester dengan crumb rubber terbukti memberikan rentang kadar aplikasi yang lebih luas dan kinerja campuran yang lebih stabil dibandingkan dengan UPR, sehingga lebih direkomendasikan untuk pemanfaatan limbah tekstil dan ban bekas secara maksimal pada konstruksi perkerasan jalan.