Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Eksperimental Pengaruh Bakteri Sporosarcina Pasteurii terhadap Peningkatan Stabilitas Tanah Lanau Menggunakan Metode Microbially Induced Calcium Carbonate Precipitation (MICP) Yashinta, Farrah; As'ad Munawir; Eko Andi Suryo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lanau memiliki karakteristik geoteknik yang kurang baik, seperti daya dukung rendah, kompresibilitas tinggi, dan stabilitas yang rendah sehingga memerlukan perbaikan sebelum dimanfaatkan sebagai tanah dasar konstruksi. Metode stabilisasi konvensional menggunakan semen atau kapur yang dinilai efektif masih berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Alternatif yang lebih ramah lingkungan salah satunya adalah metode Microbially Induced Calcite Precipitation (MICP) yang memanfaatkan bakteri Sporosarcina pasteurii untuk mengendapkan kalsium karbonat (CaCO₃) sebagai pengikat antarpartikel tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan bakteri Sporosarcina pasteurii terhadap peningkatan kekuatan tanah lanau melalui perubahan nilai kohesi dan sudut geser dalam. Penelitian dilakukan menggunakan sampel tanah berbentuk silinder berdiameter 6 cm dan tinggi 2 cm. Kultur bakteri diperoleh dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kemudian disubkultur di laboratorium. Variasi penelitian meliputi volume injeksi bakteri sebesar 2 ml, 4 ml, dan 6 ml dengan waktu pemeraman selama 3, 7, dan 14 hari. Pengujian dilakukan menggunakan uji direct shear untuk memperoleh nilai kohesi dan sudut geser dalam, serta analisis Scanning Electron Microscopy (SEM) dan X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengidentifikasi pembentukan kristal kalsium karbonat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MICP menggunakan bakteri Sporosarcina pasteurii mampu meningkatkan kualitas mekanis tanah lanau yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai kohesi dan sudut geser dalam dibandingkan kondisi awal. Hasil SEM memperlihatkan struktur tanah yang lebih padat akibat terbentuknya kristal, sedangkan hasil XRD mengonfirmasi adanya endapan kalsium karbonat (CaCO₃) pada sampel yang telah diberi perlakuan. Dengan demikian, metode MICP menggunakan bakteri Sporosarcina pasteurii berpotensi menjadi alternatif stabilisasi tanah yang efektif dan lebih ramah lingkungan