Novia Selinta Br Ginting
Universitas Quality Berastagi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Abad 21 Siswa SD melalui Kurikulum Merdeka Risma Hartati; Dr Rizki Maulida; Elisabeth Ruthana Lasmaria Sinaga; Enjel Monica Br Sinulingga; Novia Selinta Br Ginting
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 3 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v3i1.315

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, implementasinya di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam penerapan pembelajaran yang mampu mengembangkan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka serta menguatkan kompetensi abad ke-21 siswa di SD Negeri 6 Saitnihuta Pangururan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, implementasi pembelajaran, serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi Kurikulum Merdeka, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, penerapan model pembelajaran aktif, pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), serta pendampingan guru dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan partisipasi aktif dalam pembelajaran, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Guru memberikan respons positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan karena membantu meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Meskipun masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan pemanfaatan teknologi pembelajaran, kegiatan pengabdian ini secara umum berhasil memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Oleh karena itu, program pendampingan yang berkelanjutan perlu terus dilakukan untuk mendukung optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan kompetensi abad ke-21 siswa.