Elfi Rahmadani
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategy for Implementing Hybrid Learning to Enhance Student Competence and Satisfaction in Higher Education Azmar Azmar; Elfi Rahmadani; Irien Violinda Angriani; Ahmad Zikri; Riska Dian Oktari; Rosmiati Rosmiati
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1657

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut lembaga pendidikan tinggi untuk mengadopsi metode pembelajaran adaptif, salah satunya melalui model pembelajaran hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknologi pembelajaran hibrida di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, khususnya di Fakultas Pertanian dan Peternakan (Fapertapet) dan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (Fekonsos), untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi optimasi. Penelitian ini merupakan studi kasus yang menggunakan pendekatan deskriptif-analitis, dengan sampel 150 mahasiswa yang dipilih secara acak di UIN Sultan Syarif Kasim Riau (Fakultas Pertanian dan Peternakan dan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial). Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun 2024 dan semester ganjil tahun 2025. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner terstruktur dan analisis dokumen institusional. Hasil penelitian menunjukkan adanya disparitas signifikan dalam infrastruktur antar fakultas; Fapertapet menunjukkan kesiapan peralatan multimedia (proyektor) sebesar 100%, sedangkan di Gedung B Fekonsos, kesiapan peralatan berada pada angka 0%. Kondisi ini menyebabkan perbedaan dalam model implementasi, di mana Fapertapet telah mengadopsi pembelajaran hibrida sinkron, sementara Gedung B Fekonsos masih mengandalkan pendekatan asinkron. Terlepas dari kendala infrastruktur seperti kursi yang rusak dan fasilitas pendingin yang tidak memadai di beberapa area, analisis menunjukkan bahwa kesiapan teknologi, kualitas konten LMS, proses pembelajaran, kompetensi siswa, dan tingkat kepuasan berada dalam kategori "tinggi". Strategi yang direkomendasikan meliputi pemerataan infrastruktur dan implementasi model rotasi hibrida adaptif, yang menyesuaikan manajemen kelas sesuai dengan kapasitas fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan kompetensi siswa secara berkelanjutan.