Zain Ahmad Fauzi
Universitas Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi Dan Komunikasi Menggunakan Model PGT Dengan Media Julipin di Sekolah Dasar Siti Salfina Rodhiyah; Zain Ahmad Fauzi
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1838

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah masih kurangnya aktivitas murid mengikuti pembelajaran, serta keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi yang masih rendah. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, media pembelajaran yang jarang dilakukan, serta murid belum terbiasa berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan bekerja sama secara aktif. Solusi yang peneliti tawarkan adalah menggunakan model PGT dengan media Julipin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru dan murid serta menganalisis keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif dengan metode penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah murid kelas V SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis yang menghasilkan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari 97% menjadi 100%, aktivitas murid dari 45% menjadi 90%, keterampilan berpikir kritis dari 30% menjadi 80%, keterampilan kolaborasi dari 40% menjadi 90%, keterampilan komunikasi dari 30% menjadi 85%. Hal ini berdampak positif terhadap ketuntasan hasil belajar murid yang meningkat dari 30% menjadi 80%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model PGT dengan Media Julipin efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Pendidikan Pancasila serta dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya.