Fenomena yang terjadi pada perusahaan manufaktur menunjukkan masih terdapat permasalahan kedisiplinan karyawan seperti keterlambatan, absensi, serta ketidakpatuhan terhadap prosedur kerja yang berpotensi menurunkan produktivitas dan kualitas hasil produksi. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji secara analitis peran disiplin kerja dalam memengaruhi tingkat kinerja karyawan pada lingkungan perusahaan manufaktur. Penelitian dilakukan dengan metode literatur review, yaitu mengumpulkan dan menelaah berbagai jurnal dan tugas akhir yang membahas disiplin kerja dan kinerja karyawan. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian dianalisis melalui perbandingan dan mengkaji hasil temuan dari sepuluh penelitian terdahulu guna mengidentifikasi pola relasional antara variabel disiplin kerja dan kinerja karyawan. Hasil sintesis menunjukkan kecenderungan yang konsisten bahwa disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dalam berbagai kajian tersebut, individu dengan tingkat disiplin yang tinggi cenderung menunjukkan kepatuhan terhadap waktu kerja, mematuhi prosedur kerja, dan bertanggung jawab sehingga mampu meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil kerja. Namun, sebagian temuan empiris mengindikasikan bahwa organisasi dengan pola kerja Work From Home (WFH), disiplin kerja tidak selalu menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara keseluruhan, penelitian ini mengafirmasi bahwa disiplin kerja merupakan salah satu determinan yang memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kinerja karyawan, khususnya perusahaan manufaktur yang menuntut konsistensi, ketepatan, serta kepatuhan terhadap standar operasional kerja.