Misnawat
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Makna Lafaz Maraḍ dalam Al-Quran: Analisis Semantik melalui Pendekatan al-Wujūh wa al-Naẓāir Dila Elvira; Misnawat
AT-TAISIR: Journal of Indonesian Tafsir Studies Vol. 7 No. 1 (2026): AT-TAISIR: Journal of Indonesian Tafsir Studies
Publisher : LPPM Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/attaisir.v7i1.859

Abstract

Penelitian ini menganalisis kata “maraḍ” dalam Al-Quran dengan menggunakan prinsip-prinsip al-Wujūh wa al-Naẓāir untuk mengungkap variasi makna yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini sangat penting karena satu kata dalam Al-Quran dapat memiliki makna yang berbeda-beda tergantung pada konteks ayatnya, sehingga pemahaman yang akurat sangat diperlukan untuk menghindari kesalahan dalam penafsiran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis beragam makna kata “maraḍ” serta implikasi semantik dan teologisnya dalam tafsir Al-Quran. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan memanfaatkan pendekatan penelitian pustaka. Data dikumpulkan dari kitab-kitab al-Wujūh wa al-Naẓāir, khususnya karya-karya Yahya ibn Sallam dan Muqatil ibn Sulaiman, serta teks-teks tafsir dan literatur pendukung lainnya. Analisis dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi penggunaan kata “maraḍ” dalam berbagai ayat Al-Quran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata “maraḍ” memiliki empat makna utama: penyakit fisik, keraguan, kemunafikan, dan kelemahan spiritual. Variasi makna ini menunjukkan hubungan semantik yang kuat dengan konteks penggunaan ayat-ayat tersebut dan mengandung implikasi teologis terkait kondisi iman manusia. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya studi tentang al-Wujūh wa al-Naẓāir melalui analisis yang lebih mendalam mengenai dinamika makna kata dalam Al-Quran.