Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN DESTINASI WISATA BUDAYA KAMPUNG KAPITAN PALEMBANG Salsabila Rahmadina Putri Iswan; Nabila Febriyanti Putri Iswan
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v19i1.581

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the management strategies of Kampung Kapitan Palembang cultural tourist attraction in an effort to increase tourist visits. This research used a qualitative method with SWOT analysis involving three informants: the site manager (Hulu Balang), the village head of 9/10 Ulu, and the 13th descendant of the Kapitan family. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation analysis conducted in Kelurahan 7 Ulu, Palembang, from February to May 2024. The SWOT analysis identified four internal strengths, four weaknesses, four opportunities, and four threats affecting tourist visits. Based on the SWOT matrix, the Strengths-Opportunities (S-O) strategy scored the highest (15.55), with recommended program indicators including: (a) production of documentary films and historical content; (b) collaboration with tourism-related universities; (c) development of local pempek culinary as an additional attraction; and (d) partnerships with travel agents for broader marketing reach. These findings indicate that Kampung Kapitan has significant potential to leverage its internal strengths to enhance tourist attractions and destination management. Future research may explore digital marketing strategies, cultural attraction development, and local community collaboration.Keywords: Tourism Strategy; Cultural Tourism; Destination Management; Kampung KapitanAbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan objek wisata budaya Kampung Kapitan Palembang dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis SWOT yang melibatkan tiga informan, yaitu pengelola (Hulu Balang), Lurah 9/10 Ulu, dan keturunan asli Kapitan ke-13. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi di Kelurahan 7 Ulu, Palembang, pada Februari hingga Mei 2024. Analisis SWOT mengidentifikasi empat kekuatan, empat kelemahan, empat peluang, dan empat ancaman yang memengaruhi kunjungan wisatawan. Berdasarkan matriks SWOT, strategi Strengths-Opportunities (S-O) mendapatkan nilai tertinggi (15,55), dengan indikator program yang disarankan meliputi: (a) produksi film dokumenter dan konten sejarah Kapitan; (b) kerjasama dengan universitas terkait pariwisata; (c) pengembangan kuliner pempek khas sebagai daya tarik tambahan; dan (d) kerjasama dengan travel agent untuk memperluas jangkauan pemasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa Kampung Kapitan memiliki peluang besar untuk memanfaatkan kekuatan internalnya dalam meningkatkan daya tarik dan pengelolaan destinasi wisata. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi strategi pemasaran digital, pengembangan atraksi budaya, serta kolaborasi dengan masyarakat lokal.Kata Kunci: Strategi Pariwisata; Wisata Budaya; Pengelolaan Destinasi; Kampung Kapitan