Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Gerakan Kampung Edukasi Ekonomi Biru untuk Cegah Stunting dan Menguatkan Motivasi Belajar Remaja Nelayan di Desa Lembung Rahmawati Ardila; Mohammad Taufiq Hidayat; Linta Wafdan Hidayah; Endang Tri Wahyurini; Mohammad Taufiq Shidqi
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1752

Abstract

Masyarakat pesisir Desa Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan memiliki potensi sumber daya kelautan yang besar, namun masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain rendahnya pemahaman mengenai ekonomi biru, risiko stunting, dan rendahnya motivasi belajar remaja nelayan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui Gerakan Kampung Edukasi Ekonomi Biru sebagai upaya pencegahan stunting sekaligus penguatan motivasi belajar remaja nelayan. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Juni–12 Juli 2026 dengan melibatkan 50 mitra, yang terdiri atas 20 nelayan, 15 remaja nelayan, dan 15 ibu rumah tangga (IRT). Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi program dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh indikator mengalami peningkatan. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 56,6% pada pre-test menjadi 83,7% pada post-test atau meningkat sebesar 27,1%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pengetahuan tentang ekonomi biru (30%), diikuti motivasi belajar remaja nelayan (29%), pemahaman gizi keluarga pesisir dan sikap terhadap perubahan perilaku (masing-masing 27%), serta kesadaran pencegahan stunting dan partisipasi dalam kegiatan edukasi (masing-masing 26%). Selain itu, masyarakat mulai menerapkan keterampilan pengolahan hasil perikanan, budidaya lebah madu mangrove, serta pencatatan usaha berbasis digital sebagai bentuk implementasi ekonomi biru. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi biru mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting serta penguatan motivasi belajar remaja nelayan secara berkelanjutan.