Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Harmonisasi Hukum Islam, HAM dan Demokrasi: Menuju Masyarakat Madani yang Inklusif pada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Assalam Riyadul Jannah Romenah Romenah; Muhammad Zidni Ilman
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1768

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan wawasan kebangsaan melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Namun, pembahasan yang mengintegrasikan hukum Islam, hak asasi manusia (HAM), dan demokrasi dalam satu rangkaian edukasi masih relatif terbatas. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan memperkuat wawasan guru, dewan asatidz, dan santri mengenai harmonisasi hukum Islam, HAM, dan demokrasi sebagai landasan dalam mewujudkan masyarakat madani yang inklusif. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Assalam Riyadul Jannah dengan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pemetaan kebutuhan, pelaksanaan edukasi, diskusi, studi kasus, refleksi, dan tindak lanjut. Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, dan analisis studi kasus yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai keadilan, musyawarah, toleransi, serta penghormatan terhadap hak-hak kemanusiaan dalam perspektif Islam. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif, terlibat dalam diskusi, menyampaikan berbagai pandangan terhadap isu-isu yang dibahas, serta berpartisipasi dalam analisis studi kasus. Kegiatan ini juga menciptakan ruang dialog yang konstruktif antara tim pengabdian dan peserta mengenai implementasi nilai-nilai hukum Islam, HAM, dan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini menjadi media edukasi yang mendukung penguatan wawasan keislaman yang moderat, budaya musyawarah, penghormatan terhadap keberagaman, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam membangun masyarakat madani yang inklusif.
Penerapan Prinsip-Prinsip Manajemen Kelas Untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Pada Aliyyah Tarbiyah Muallimin Nidaa Al-Haar Romenah Romenah; Hasan Basri; Siti Fatima Azzahro
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i1.1415

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu para guru dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen kelas yang efektif guna meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran di Aliyyah Tarbiyah Muallimin Nidaa Al-Haar, Pondok Pesantren Nidaa Al-Haar, Bekasi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu masih rendahnya kemampuan guru dalam mengelola kelas secara kondusif, mengendalikan perilaku siswa, serta menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Melalui kegiatan PKM ini, tim pelaksana berupaya memberikan solusi melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung terkait strategi manajemen kelas yang efektif dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Approach yang melibatkan guru secara aktif dalam proses pembelajaran, penerapan, dan refleksi. Kegiatan diawali dengan tahap persiapan berupa analisis kebutuhan mitra dan penyusunan modul pelatihan. Selanjutnya dilaksanakan workshop dan pelatihan interaktif mengenai prinsip-prinsip manajemen kelas, teknik komunikasi efektif dengan siswa, serta strategi membangun keterlibatan belajar. Tim juga melakukan pendampingan langsung di kelas untuk memantau penerapan strategi manajemen kelas dan memberikan umpan balik kepada guru. Tahap akhir berupa evaluasi dan refleksi bersama guna menilai efektivitas kegiatan terhadap peningkatan kompetensi guru dan suasana belajar di kelas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen kelas, menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, komunikatif, dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan PKM ini juga mendorong lahirnya budaya manajemen kelas yang partisipatif dan religius di lingkungan sekolah, serta memperkuat profesionalitas guru dalam menjalankan perannya sebagai pendidik yang inspiratif dan adaptif.