Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Solidaritas Kelompok Nelayan Desa Sungai Nyamuk Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir Jumi Jumi; Rd Siti Safro Sidiq
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk-bentuk solidaritas kelompok nelayan Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, dan bagaimana cara mempertahankan hubungan solidaritas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa solidaritas kelompok nelayan diwujudkan dalam 4 praktik utama: 1) Gotong royong saat darurat laut, di mana setiap kapal yang mengalami masalah wajib ditolong kapal lain tanpa perhitungan biaya; 2) Iuran kas duka sukarela dari seluruh anggota untuk membantu anggota yang sakit atau meninggal dunia; 3) Pembagian peran informal saat melaut seperti juru mudi, tukang jaring, tukang mesin; 4) Musyawarah sebagai mekanisme penyelesaian konflik, di mana setiap keputusan penting diambil melalui diskusi terbuka sampai mufakat.. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan teori dan praktik solidaritas kelompok nelayan, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan program Pembangunan Masyarakat pesisir.
Solidaritas Kelompok Nelayan Desa Sungai Nyamuk Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir Jumi Jumi; Rd Siti Safro Sidiq
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk-bentuk solidaritas kelompok nelayan Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, dan bagaimana cara mempertahankan hubungan solidaritas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa solidaritas kelompok nelayan diwujudkan dalam 4 praktik utama: 1) Gotong royong saat darurat laut, di mana setiap kapal yang mengalami masalah wajib ditolong kapal lain tanpa perhitungan biaya; 2) Iuran kas duka sukarela dari seluruh anggota untuk membantu anggota yang sakit atau meninggal dunia; 3) Pembagian peran informal saat melaut seperti juru mudi, tukang jaring, tukang mesin; 4) Musyawarah sebagai mekanisme penyelesaian konflik, di mana setiap keputusan penting diambil melalui diskusi terbuka sampai mufakat.. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan teori dan praktik solidaritas kelompok nelayan, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan program Pembangunan Masyarakat pesisir.