Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Ketrampilan Pemecahan Masalah Mahasiswa Melalui Penggunaan Simulasi dan Game Edukasi pada Matematika dan IPA Muhamad Saleh; Nana Sutrisna; Efriana Jon; Eif Sparzinanda; Al Ikhlas; Nining Andriani
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.605

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang perlu dikuasai mahasiswa, khususnya dalam pembelajaran matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang menuntut kemampuan bernalar secara logis, sistematis, dan aplikatif. Namun demikian, pendekatan pembelajaran konvensional yang masih dominan di banyak perguruan tinggi cenderung menekankan hafalan rumus dan prosedur baku, sehingga kurang optimal dalam menstimulasi kemampuan mahasiswa untuk menghadapi persoalan kompleks dan tidak terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan simulasi dan game edukasi dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa pada pembelajaran matematika dan IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental, melibatkan mahasiswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran berbantuan simulasi dan game edukasi, serta kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah sebelum dan sesudah perlakuan pre-test dan post-test, serta didukung oleh angket respons mahasiswa terhadap penggunaan media simulasi dan game edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok mahasiswa yang menggunakan simulasi dan game edukasi mengalami peningkatan keterampilan pemecahan masalah yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol, baik pada aspek identifikasi masalah, perumusan strategi penyelesaian, maupun evaluasi solusi yang dihasilkan. Simulasi interaktif terbukti efektif membantu mahasiswa memvisualisasikan konsep abstrak dalam matematika dan fenomena ilmiah dalam IPA, sementara elemen permainan dalam game edukasi meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan aktif mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini merekomendasikan integrasi simulasi dan game edukasi sebagai strategi pembelajaran alternatif yang dapat diadopsi secara lebih luas oleh dosen matematika dan IPA guna memperkuat keterampilan pemecahan masalah mahasiswa secara berkelanjutan, sekaligus menjembatani kesenjangan antara pembelajaran teoretis dan penerapan praktis dalam konteks dunia nyata.
Meningkatkan Ketrampilan Pemecahan Masalah Mahasiswa Melalui Penggunaan Simulasi dan Game Edukasi pada Matematika dan IPA Muhamad Saleh; Nana Sutrisna; Efriana Jon; Eif Sparzinanda; Al Ikhlas; Nining Andriani
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.605

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang perlu dikuasai mahasiswa, khususnya dalam pembelajaran matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang menuntut kemampuan bernalar secara logis, sistematis, dan aplikatif. Namun demikian, pendekatan pembelajaran konvensional yang masih dominan di banyak perguruan tinggi cenderung menekankan hafalan rumus dan prosedur baku, sehingga kurang optimal dalam menstimulasi kemampuan mahasiswa untuk menghadapi persoalan kompleks dan tidak terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan simulasi dan game edukasi dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa pada pembelajaran matematika dan IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental, melibatkan mahasiswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran berbantuan simulasi dan game edukasi, serta kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah sebelum dan sesudah perlakuan pre-test dan post-test, serta didukung oleh angket respons mahasiswa terhadap penggunaan media simulasi dan game edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok mahasiswa yang menggunakan simulasi dan game edukasi mengalami peningkatan keterampilan pemecahan masalah yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol, baik pada aspek identifikasi masalah, perumusan strategi penyelesaian, maupun evaluasi solusi yang dihasilkan. Simulasi interaktif terbukti efektif membantu mahasiswa memvisualisasikan konsep abstrak dalam matematika dan fenomena ilmiah dalam IPA, sementara elemen permainan dalam game edukasi meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan aktif mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini merekomendasikan integrasi simulasi dan game edukasi sebagai strategi pembelajaran alternatif yang dapat diadopsi secara lebih luas oleh dosen matematika dan IPA guna memperkuat keterampilan pemecahan masalah mahasiswa secara berkelanjutan, sekaligus menjembatani kesenjangan antara pembelajaran teoretis dan penerapan praktis dalam konteks dunia nyata.