Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstruksi Krisis Energi Nasional: Analisis Framing Robert N. Entman pada Isu Pemadaman Listrik Bergilir Jawa 2026 di Kompas.Com dan CNBC Indonesia Dito Anjasmoro Ningtyas; Okki Priskila; Haikal Haikal; Yogi Ariska
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.626

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi framing media dalam pemberitaan krisis energi nasional terkait peristiwa pemadaman listrik bergilir di wilayah Jawa pada Juni 2026. Menggunakan kerangka analisis framing Robert N. Entman yang mencakup empat elemen—problem definition, causal interpretation, moral evaluation, dan treatment recommendation—penelitian ini membandingkan bagaimana dua media daring berpengaruh, yakni Kompas.com dan CNBC Indonesia, membingkai isu tersebut kepada khalayaknya. Data penelitian bersumber dari sembilan artikel berita yang dipublikasikan pada 18–19 Juni 2026, terdiri dari enam artikel Kompas.com dan tiga artikel CNBC Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kompas.com cenderung membingkai pemadaman sebagai problem sistemik tata kelola energi dan kelalaian negara, menempatkan pemerintah dan regulasi sebagai akar kausalitas, serta mendorong reformasi kebijakan energi jangka panjang. Sementara itu, CNBC Indonesia lebih menekankan dimensi ekonomi-bisnis dari krisis ini, menonjolkan defisit batu bara sebagai penyebab utama dan menuntut respons cepat dari pemangku kepentingan. Perbedaan framing kedua media ini mencerminkan orientasi editorial, segmen pembaca, dan fungsi agenda-setting yang berbeda dalam merespons krisis energi nasional.
Konstruksi Krisis Energi Nasional: Analisis Framing Robert N. Entman pada Isu Pemadaman Listrik Bergilir Jawa 2026 di Kompas.Com dan CNBC Indonesia Dito Anjasmoro Ningtyas; Okki Priskila; Haikal Haikal; Yogi Ariska
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.626

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi framing media dalam pemberitaan krisis energi nasional terkait peristiwa pemadaman listrik bergilir di wilayah Jawa pada Juni 2026. Menggunakan kerangka analisis framing Robert N. Entman yang mencakup empat elemen—problem definition, causal interpretation, moral evaluation, dan treatment recommendation—penelitian ini membandingkan bagaimana dua media daring berpengaruh, yakni Kompas.com dan CNBC Indonesia, membingkai isu tersebut kepada khalayaknya. Data penelitian bersumber dari sembilan artikel berita yang dipublikasikan pada 18–19 Juni 2026, terdiri dari enam artikel Kompas.com dan tiga artikel CNBC Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kompas.com cenderung membingkai pemadaman sebagai problem sistemik tata kelola energi dan kelalaian negara, menempatkan pemerintah dan regulasi sebagai akar kausalitas, serta mendorong reformasi kebijakan energi jangka panjang. Sementara itu, CNBC Indonesia lebih menekankan dimensi ekonomi-bisnis dari krisis ini, menonjolkan defisit batu bara sebagai penyebab utama dan menuntut respons cepat dari pemangku kepentingan. Perbedaan framing kedua media ini mencerminkan orientasi editorial, segmen pembaca, dan fungsi agenda-setting yang berbeda dalam merespons krisis energi nasional.