Pendidikan karakter berbasis kewarganegaraan merupakan salah satu strategi fundamental dalam menanggulangi degradasi moral generasi muda di tengah arus globalisasi dan disrupsi digital yang semakin masif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter integritas pada generasi muda Indonesia, dengan menelaah landasan konseptual, strategi implementasi, tantangan, serta faktor-faktor pendukung keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber primer berupa jurnal ilmiah nasional terakreditasi yang terbit dalam rentang tahun 2022 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, menumbuhkan kesadaran berbangsa, serta membangun kompetensi sosial-emosional yang menjadi fondasi integritas generasi muda. Implementasi yang efektif memerlukan integrasi lintas kurikulum, keteladanan pendidik, pembiasaan dalam kehidupan sekolah, serta dukungan kebijakan melalui kerangka Profil Pelajar Pancasila dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Kajian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pendidik, pengembangan instrumen penilaian karakter yang autentik, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sebagai ekosistem pembentukan karakter yang berkelanjutan.