Pembelajaran pencak silat dalam pendidikan jasmani memiliki potensi besar dalam mengembangkan kompetensi motorik sekaligus membentuk karakter peserta didik melalui nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Namun, pembelajaran pencak silat di sekolah masih menghadapi tantangan berupa rendahnya keterlibatan siswa, keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta belum optimalnya integrasi nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi model pembelajaran pencak silat berbasis gamifikasi dan kearifan lokal melalui pendekatan Design-Based Research (DBR) untuk meningkatkan kompetensi motorik, karakter, dan partisipasi aktif siswa. Penelitian dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, pengembangan desain model, validasi ahli, implementasi, evaluasi, dan refleksi desain. Model yang dikembangkan, yaitu Gamified Local Wisdom-Based Pencak Silat Learning Model (GLW-PS), divalidasi oleh ahli pendidikan jasmani, pencak silat, teknologi pembelajaran, dan pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GLW-PS memiliki tingkat validitas tinggi (CVI=0,89), kepraktisan sangat baik (91,5%), serta efektif meningkatkan kompetensi motorik, karakter, dan partisipasi aktif siswa secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model pembelajaran pencak silat inovatif yang mengintegrasikan mekanisme permainan dan nilai budaya lokal sebagai pendekatan pedagogis dalam pendidikan jasmani.