Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Digital pada Materi Kepatuhan untuk Siswa Kelas II SDN 006 Terpadu Kubang Jaya Devi Aswarni; Zaka Hadikusuma Ramadan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.679

Abstract

Keterbatasan bahan ajar yang digunakan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya materi kepatuhan, menyebabkan siswa kelas II sekolah dasar mengalami kesulitan memahami materi karena penyajiannya masih didominasi teks dan kurang menarik secara visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar berbasis digital pada materi kepatuhan serta mengetahui tingkat kelayakannya sebagai bahan ajar bagi siswa kelas II SDN 006 Terpadu Kubang Jaya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Tahap analisis dilakukan melalui wawancara dengan guru, analisis karakteristik peserta didik, kurikulum, materi, dan lingkungan belajar. Tahap perancangan meliputi penyusunan materi, alur cerita, desain produk menggunakan aplikasi Canva, serta pengemasan dalam bentuk flipbook menggunakan platform Heyzine. Selanjutnya, produk divalidasi oleh enam validator yang terdiri atas dua ahli desain, dua ahli bahasa, dan dua ahli materi. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket validasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar berbasis digital memperoleh persentase validasi sebesar 97,9% pada aspek desain, 96,6% pada aspek bahasa, dan 95,9% pada aspek materi, dengan rata-rata keseluruhan 96,7% yang termasuk kategori sangat valid. Dengan demikian, buku cerita bergambar berbasis digital yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar pada materi kepatuhan untuk mendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas II sekolah dasar.
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Digital pada Materi Kepatuhan untuk Siswa Kelas II SDN 006 Terpadu Kubang Jaya Devi Aswarni; Zaka Hadikusuma Ramadan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.679

Abstract

Keterbatasan bahan ajar yang digunakan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya materi kepatuhan, menyebabkan siswa kelas II sekolah dasar mengalami kesulitan memahami materi karena penyajiannya masih didominasi teks dan kurang menarik secara visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar berbasis digital pada materi kepatuhan serta mengetahui tingkat kelayakannya sebagai bahan ajar bagi siswa kelas II SDN 006 Terpadu Kubang Jaya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Tahap analisis dilakukan melalui wawancara dengan guru, analisis karakteristik peserta didik, kurikulum, materi, dan lingkungan belajar. Tahap perancangan meliputi penyusunan materi, alur cerita, desain produk menggunakan aplikasi Canva, serta pengemasan dalam bentuk flipbook menggunakan platform Heyzine. Selanjutnya, produk divalidasi oleh enam validator yang terdiri atas dua ahli desain, dua ahli bahasa, dan dua ahli materi. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket validasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar berbasis digital memperoleh persentase validasi sebesar 97,9% pada aspek desain, 96,6% pada aspek bahasa, dan 95,9% pada aspek materi, dengan rata-rata keseluruhan 96,7% yang termasuk kategori sangat valid. Dengan demikian, buku cerita bergambar berbasis digital yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar pada materi kepatuhan untuk mendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas II sekolah dasar.