Tujuan utama dari pelaksanaan studi di dalam ruangan kelas ini ialah demi mendongkrak capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS lewat penerapan kerangka Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) bagi para murid yang duduk di bangku kelas V SD Katolik Pangolombian. Studi ilmiah ini diaplikasikan dengan memanfaatkan teknik Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di dalamnya melibatkan empat tingkatan utama secara berurutan, meliputi tahapan merancang agenda kerja, mengeksekusi perbuatan nyata, melangsungkan proses pemantauan lapangan, hingga melakukan peninjauan kembali atau refleksi yang seluruhnya diterapkan sepanjang bergulirnya siklus pertama dan siklus kedua. Adapun pihak yang diposisikan sebagai target atau subjek utama dalam pelaksanaan riset ini ialah segenap murid kelas V SD Katolik Pangolombian yang diajar melalui penerapan model Problem Based Learning tersebut. Sementara itu, untuk proses penghimpunan data penelitiannya sendiri dijalankan dengan menggunakan teknik pemantauan secara langsung atau observasi lapangan serta lewat pembagian lembar instrumen ujian berupa tes guna mengukur dan mengetahui seberapa besar tingkat kecakapan serta penguasaan para siswa dalam memahami topik materi yang diajarkan dari hasil pelaksanaan kedua siklus tersebut. Teknik analisis data menggunakan rumus KB 100%. Kondisi nyata ini terlihat dari data hasil belajar observasi awal di mana dari total 15 siswa yang mengikuti pembelajaran Bab 6 "Indonesia Kaya Raya", tepatnya pada Topik C mengenai "Indonesia Kaya Alamnya" dengan fokus Materi Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya, hanya ada 5 anak atau sekitar 33,34% yang berhasil mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Sementara itu, 10 siswa sisanya atau sebesar 66,67% tercatat belum mampu mencapai KKTP karena mereka belum memahami materi Sumber Daya Alam tersebut dengan baik. Hasil yang di peroleh pada siklus 1 mencapai 66,67% sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai 86,67% siswa sudah memahami dan mencapai tujuan pembelajaran yang di harapkan. %. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS Siswa Kelas V SD Katolik Pangolombian.