Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam proses pendidikan karena berfungsi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran serta perkembangan kompetensi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil evaluasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penggunaan instrumen tes dan non-tes pada peserta didik kelas IV B SDN Susukan 06 Pagi Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 25 peserta didik kelas IV B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan penilaian non-tes berupa rubrik penilaian diri yang berfokus pada perilaku peduli lingkungan. Data dianalisis secara deskriptif melalui persentase capaian hasil belajar, analisis tingkat kesukaran soal, dan pengelompokan kategori penilaian non-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84% peserta didik memperoleh predikat A, sedangkan masing-masing 8% memperoleh predikat C dan D. Analisis tingkat kesukaran menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal berada pada kategori mudah. Sementara itu, hasil penilaian non-tes menunjukkan bahwa 52% peserta didik berada pada kategori sangat baik dan 48% pada kategori baik dalam aspek kepedulian lingkungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran IPAS melalui instrumen tes dan non-tes mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai capaian aspek kognitif dan afektif peserta didik. Oleh karena itu, penggunaan berbagai bentuk instrumen evaluasi perlu dioptimalkan untuk mendukung penilaian yang lebih menyeluruh terhadap hasil belajar peserta didik.