Muhamad Bintang Alifian
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Redesain Struktur Gedung Az Zahra R.S.I. Jemursari Surabaya Mohammad Ghozi; Anik Budiati; Umi Anugerah Izzati; Muhamad Bintang Alifian; Akhmad Suryadi; Bagus Dwipurwanto
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 3 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v3i1.1704

Abstract

Gedung Az Zahra RSI Jemursari Surabaya merupakan bangunan beton bertulang dua lantai yang dibangun pada 1994. Rencana pemanfaatannya sebagai ruang VIP di lantai pertama, ruang rawat inap di lantai kedua, serta tempat pemasangan panel surya di atap menimbulkan kebutuhan untuk menilai kembali struktur eksisting berdasarkan ketentuan pembebanan dan gempa yang berlaku. Program pengabdian ini memberikan pendampingan teknis kepada tim teknik rumah sakit dengan menerjemahkan data lapangan dan dokumen menjadi proses redesain yang terstruktur. Intervensi memadukan koordinasi dengan mitra, penelaahan gambar dan informasi mutu beton, penggunaan laporan penyelidikan tanah tahun 2022, penetapan beban, pemodelan struktur, pemeriksaan elemen berbasis standar, penyusunan alternatif perkuatan secara iteratif, dan penggambaran teknis. Data yang tersedia menunjukkan mutu beton sekitar 20–25 MPa serta mengarahkan evaluasi pada tumpuan lantai pertama, transfer beban lantai atas, dan rangka baja atap. Kegiatan menghasilkan model struktur yang diperbarui, peta lokasi prioritas perkuatan, detail awal perkuatan kolom dan lantai atas, serta konsep tumpuan rangka atap untuk mengakomodasi tambahan beban panel surya. Luaran tersebut bermakna karena mengubah informasi teknis yang tersebar menjadi paket keputusan yang dapat membantu perencanaan renovasi dan komunikasi antara rumah sakit dengan tenaga ahli struktur. Rekomendasi ini merupakan keluaran rekayasa awal yang masih memerlukan verifikasi lapangan, koordinasi detail, dan persetujuan insinyur struktur penanggung jawab sebelum pelaksanaan konstruksi.