Mesah Nur Sejati
Desain Produk, Fakultas Desain dan Seni Kreatif, Universitas Mercu Buana Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat Kerja Sama Dinas Pendidikan Tangerang, Pelatihan Pembuatan Karya Dekoratif Dari Limbah Paralon PVC di SMA Negeri 3 Tangerang Tunjung Atmadi; Mesah Nur Sejati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3069

Abstract

Limbah paralon berbahan polyvinyl chloride (PVC) merupakan salah satu jenis limbah konstruksi yang sulit terurai dan masih belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang mengintegrasikan aspek pelestarian lingkungan dan kewirausahaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Tangerang di SMA Negeri 3 Tangerang dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas siswa dalam mengolah limbah paralon PVC menjadi karya dekoratif yang bernilai estetis dan ekonomis. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai pengelolaan limbah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pelatihan teknik pengolahan material PVC, demonstrasi pembuatan produk, praktik langsung secara berkelompok, serta evaluasi hasil karya peserta. Produk yang dihasilkan berupa berbagai karya dekoratif seperti tempat alat tulis, vas bunga, lampu hias, dan aksesori interior sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan limbah, meningkatnya keterampilan teknis dalam memanfaatkan limbah PVC, serta tumbuhnya minat berwirausaha berbasis ekonomi kreatif dan ekonomi sirkular. Program ini juga mendukung implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pembelajaran berbasis proyek yang menanamkan nilai kreativitas, gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan inovasi. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi model edukasi yang efektif dalam mengurangi limbah plastik sekaligus membangun karakter dan kompetensi kewirausahaan peserta didik.