Nadia Rifatul Khasanah
Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga melalui Diversifikasi Olahan Alpukat Bernilai Tambah untuk Penguatan Ekonomi Keluarga di Desa Singosari, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah Nurul Myristica Indraswari; Mohammad Ahyar Syafwan Lysander; Adinda Sephia Dwi Cahyani; Khairunnisa Salsabila; Dedi Saputra; Nadia Rifatul Khasanah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3098

Abstract

Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali memiliki potensi komoditas alpukat yang cukup besar, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan buah segar sehingga sebagian hasil panen belum memberikan nilai tambah optimal. Keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam melakukan diversifikasi produk menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi ekonomi alpukat belum berkembang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah alpukat menjadi minyak alpukat dan selai alpukat sebagai produk bernilai ekonomi. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, demonstrasi, praktik pengolahan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan melibatkan 30 anggota PKK Desa Singosari dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, diskusi, dan evaluasi kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami potensi diversifikasi alpukat, mempraktikkan proses pengolahan dan pengemasan produk, serta menunjukkan minat mengembangkan usaha berbasis komoditas lokal. Peserta berhasil menghasilkan produk minyak alpukat dan selai alpukat sebagai bentuk penerapan keterampilan yang diperoleh. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis PRA mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal dan menjadi dasar pengembangan usaha rumah tangga berkelanjutan.