Muhammad Zehan Firdaus
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Makanan Halal melalui Problem Based Learning Bermuatan Masalah Kontekstual Muhammad Zehan Firdaus
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v3i1.973

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi makanan halal di kelas VI MI Al-Hidayah Kotabaru. Hasil tes pra tindakan menunjukkan bahwa hanya 8 dari 24 peserta didik (33,33%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75 dengan nilai rata-rata kelas 66,63. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan Problem Based Learning bermuatan pemecahan masalah kontekstual. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 peserta didik kelas VI MI Al-Hidayah Kotabaru Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar peserta didik dari 74,24% pada Siklus I (kategori baik) menjadi 87,08% pada Siklus II (kategori sangat baik). Peningkatan aktivitas tersebut diikuti oleh peningkatan hasil belajar. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 33,33% pada pra tindakan menjadi 75% pada Siklus I, kemudian mencapai 100% pada Siklus II. Nilai rata-rata peserta didik juga meningkat dari 66,63 pada pra tindakan menjadi 75,71 pada Siklus I dan 87,08 pada Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning bermuatan pemecahan masalah kontekstual efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi makanan halal di kelas VI MI Al-Hidayah Kotabaru. This study was motivated by the low learning outcomes of sixth-grade students on the topic of halal food at MI Al-Hidayah Kotabaru. The preliminary test showed that only 8 out of 24 students (33.33%) achieved the Minimum Mastery Criterion (MMC) of 75, with an average score of 66.61. This study aimed to improve students' learning activities and learning outcomes through the implementation of Problem-Based Learning (PBL) based on contextual problem-solving. The study employed Classroom Action Research (CAR) consisting of two cycles, each including planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 24 sixth-grade students of MI Al-Hidayah Kotabaru in the 2024/2025 academic year. Data were collected through observation, tests, interviews, and documentation and analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results revealed an improvement in students' learning activities from 74.24% in Cycle I (good category) to 84.8% in Cycle II (very good category). This improvement was followed by better learning outcomes. Classical learning mastery increased from 33.33% in the pre-action stage to 75% in Cycle I and reached 100% in Cycle II. The average learning score also improved from 66.61 in the pre-action stage to 75.48 in Cycle I and 84.8 in Cycle II. These findings indicate that the implementation of Problem-Based Learning (PBL) based on contextual problem-solving effectively improves students' learning activities and learning outcomes in learning halal food material.