p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PROMOSI DAN BRANDING MUSEUM LAYANG-LAYANG INDONESIA MELALUI PEMBUATAN VIDEO PROFIL Wulan Purnama Sari; Claribel Halim; Tracy Zagitania3; Marcya Stevanni; Trisna Prasetya Hadinata; Jonathan Sim
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37699

Abstract

The development of information technology in the digital era has transformed the way people access information, including in the fields of promotion and cultural preservation. Museum Layang-Layang Indonesia (The Kites Museum of Indonesia), as one of Indonesia’s educational tourism destinations, holds great potential in introducing traditional cultural values but still faces challenges in terms of digital publication and promotion. This Community Service Program aims to assist The Kites Museum of Indonesia in strengthening its promotional and branding strategies through the production of an engaging, informative, and representative profile video. The implementation consisted of three stages: pre-production (coordination and field observation), production (video shooting, interviews, and documentation of museum activities), and post-production (editing, review, and video publication). The profile video was developed using the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) approach, which includes the stages of concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution. The result is a profile video that visually and communicatively presents the museum’s identity, history, collections, and cultural values. The video serves as a digital promotional medium as well as an educational tool accessible through various online platforms. Through this activity, the museum gains an effective promotional medium to strengthen its image and attract public interest, while the community service team gains practical experience in applying digital communication. Overall, this program contributes to the promotion and preservation of traditional culture through creative and innovative approaches in the digital era. Perkembangan teknologi informasi di era digital telah mengubah cara masyarakat dalam mengakses informasi, termasuk dalam bidang promosi dan pelestarian budaya. Museum Layang-Layang Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata edukatif memiliki potensi besar dalam memperkenalkan nilai budaya tradisional, namun masih menghadapi kendala dalam aspek publikasi dan promosi digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu Museum Layang-Layang Indonesia dalam memperkuat strategi promosi dan branding melalui pembuatan video profil yang menarik, informatif, dan representatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan, yaitu pra-pelaksanaan (koordinasi dan observasi lapangan), pelaksanaan (pengambilan gambar, wawancara, dan dokumentasi aktivitas museum), serta pasca pelaksanaan (proses penyuntingan, peninjauan, dan publikasi video). Pembuatan video profil dilakukan menggunakan pendekatan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang mencakup tahapan concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Hasil kegiatan berupa video profil yang menampilkan identitas, sejarah, koleksi, serta nilai budaya museum secara visual dan komunikatif. Video ini berfungsi sebagai media promosi digital sekaligus sarana edukatif yang dapat diakses melalui berbagai platform daring. Melalui kegiatan ini, museum memperoleh media promosi yang efektif untuk memperkuat citra dan menarik minat masyarakat, sementara tim pengabdian memperoleh pengalaman praktis dalam penerapan komunikasi digital. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berkontribusi dalam memperkenalkan budaya tradisional melalui pendekatan kreatif dan inovatif di era digital.
PENERAPAN GAME-BASED LEARNING SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK DI RPTRA MARDANI ASRI Wulan Purnama Sari; Monica Adelia; Fransisca Jennifer Suryanto; Vivian Khorius; Wini Florencya; Heidy Patricia
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37697

Abstract

Kegiatan pengabdian ini membahas penerapan Game-Based Learning (GBL) sebagai media komunikasi untuk meningkatkan minat baca anak di RPTRA Mardani Asri, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya motivasi membaca anak serta meningkatnya ketergantungan pada gawai yang mengurangi keterlibatan mereka dalam aktivitas literasi. Tujuan program ini adalah menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan partisipatif melalui permainan yang mengandung nilai edukatif serta mendorong minat baca. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi komunikasi partisipatif melalui workshop interaktif, permainan berbasis cerita, dan tantangan membaca yang dirancang untuk menumbuhkan semangat anak dengan kegiatan literasi. Pelaksanaan program menekankan komunikasi pemberdayaan, di mana anak-anak diposisikan sebagai partisipan aktif yang belajar secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap minat baca anak, antusiasme dalam mengikuti kegiatan kelompok, serta pemahaman terhadap isi bacaan. Penerapan game-based learning terbukti efektif sebagai media komunikasi untuk membangun keterlibatan dan pengalaman belajar yang positif. Dengan demikian, penerapan GBL di RPTRA Mardani Asri mendukung tercapainya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan mendorong kebiasaan literasi yang berkelanjutan di kalangan anak-anak.