The deadline for filing the Annual Individual Income Tax Return (Annual Tax Return) for the 2025 Tax Year was March 31, 2026. The implementation of the Directorate General of Taxes (DGT) Coretax system has presented challenges for employees in independently activating their accounts and filing their Annual Tax Returns, particularly in companies with a large number of employees. This community service activity aimed to improve employees’ ability to activate their DGT Coretax accounts and electronically file their Individual Annual Tax Returns. The activity was conducted at one company with approximately 40 employees and was represented by 7 participants. The activity methods included education on Annual Tax Return obligations, demonstrations and hands-on practice in Coretax account activation, assistance in completing the Annual Tax Return, and verification of filing results. Evaluation was conducted through observation of participants’ practices, verification of data completeness, comparison of participants’ abilities before and after the assistance, and verification of successful account activation and issuance of the Electronic Receipt (Bukti Penerimaan Elektronik/BPE). The results showed that all 7 participants who received assistance successfully completed the Coretax account activation process and gained an understanding of how to complete their Annual Tax Returns based on their respective tax data. The measurable achievements were demonstrated by successful account activation, preparation of the required tax data, completion of the Annual Tax Return, and issuance of the Electronic Receipt (BPE) for participants who completed the filing process. This activity helped reduce employees’ difficulties in transitioning from the previous tax filing mechanism to the DGT Coretax system and improved their readiness to fulfill their Annual Tax Return filing obligations electronically. ABSTRAK Batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 adalah 31 Maret 2026. Implementasi sistem Coretax DJP menimbulkan tantangan bagi karyawan dalam melakukan aktivasi akun dan pelaporan SPT secara mandiri, khususnya pada perusahaan dengan jumlah karyawan yang besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan karyawan dalam mengaktifkan akun Coretax DJP dan melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi secara elektronik. Kegiatan dilaksanakan pada satu perusahaan dengan jumlah sekitar 40 karyawan dan diwakili oleh 7 peserta. Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai kewajiban SPT Tahunan, demonstrasi dan praktik langsung aktivasi akun Coretax, pendampingan pengisian SPT, serta verifikasi hasil pelaporan. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik, pemeriksaan kelengkapan data, perbandingan kemampuan sebelum dan sesudah pendampingan, serta verifikasi keberhasilan aktivasi akun dan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 7 peserta yang mengikuti pendampingan dapat menyelesaikan proses aktivasi akun Coretax dan memperoleh pemahaman dalam pengisian SPT Tahunan sesuai data perpajakan masing-masing. Capaian terukur kegiatan ditunjukkan oleh keberhasilan aktivasi akun, tersusunnya data yang diperlukan untuk pelaporan, terselesaikannya pengisian SPT, dan diperolehnya BPE bagi peserta yang menyelesaikan pelaporan. Kegiatan ini membantu mengurangi kendala karyawan dalam beralih dari mekanisme pelaporan sebelumnya ke sistem Coretax DJP serta meningkatkan kesiapan karyawan dalam memenuhi kewajiban pelaporan SPT Tahunan secara elektronik.