Galuh Pertiwi
Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH DISIPLIN KERJA, LINGKUNGAN KERJA, DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN UD. NUSA DOOR Rosa Safarina; Wisudani Rahmaningtyas; Galuh Pertiwi; Maya Khoirunnisa
Jurnal Baruna Horizon Vol 9 No 1 (2026): JURNAL BARUNA HORIZON
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52310/jbhorizon.v9i1.426

Abstract

Abstract This study aims to analyze the effect of work discipline, work environment, and leadership on employee performance at UD. Nusa Door. The research method used is quantitative with a causal associative approach. Data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS. The results show that work discipline has a positive and significant effect on employee performance. The work environment has a negative and significant effect on employee performance, while leadership has no significant effect on employee performance. Simultaneously, work discipline, work environment, and leadership have a significant effect on employee performance with a coefficient of determination of 63,2%. Therefore, work discipline is the most dominant factor in improving employee performance, while the work environment and leadership need to be evaluated to better support optimal performance improvement. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada UD. Nusa Door. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, disiplin kerja, lingkungan kerja, dan kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 63,2%. Dengan demikian, disiplin kerja menjadi faktor dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan, sementara lingkungan kerja dan kepemimpinan perlu dievaluasi agar dapat mendukung peningkatan kinerja secara optimal.