Ceta Indra lesmana Ceta Indra lesmana
Universitas KH.Abdul Chalim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Manajemen Risiko terhadap Profitabilitas dengan Good Corporate Governance (GCG) sebagai Variabel Moderasi pada Bank Muamalat Indonesia Periode 2019–2023 Chici Khoirul Amalia Chici Khoirul Amalia; Ceta Indra lesmana Ceta Indra lesmana; Nadya Khoirun Nisa’ Nadya Khoirun Nisa’
Islamic Economics And Finance Journal Vol 4 No 2 (2026): ISECO (In PreeS)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muafi Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62005/iseco.v4i2.276

Abstract

Bank Muamalat Indonesia (BMI) menghadapi tantangan signifikan pada tahun 2019 akibat meningkatnya risiko likuiditas dan tingginya pembiayaan bermasalah. Kondisi tersebut menunjukkan adanya indikasi lemahnya efektivitas manajemen risiko yang berdampak pada profitabilitas bank. Setelah masuknya Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai pemegang saham pengendali pada tahun 2021, tata kelola perusahaan BMI mengalami perbaikan yang diharapkan mampu memperkuat kinerja keuangan. Namun demikian, peningkatan profitabilitas belum menunjukkan hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen risiko terhadap profitabilitas serta menguji peran Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi pada Bank Muamalat Indonesia periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan triwulan dan laporan GCG BMI. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien jalur sebesar -0,777. Selain itu, GCG terbukti mampu memoderasi hubungan manajemen risiko terhadap profitabilitas secara signifikan dengan koefisien jalur sebesar 0,695. Temuan ini menegaskan bahwa tata kelola perusahaan yang kuat mampu memperbaiki efektivitas pengelolaan risiko sehingga berdampak pada stabilitas profitabilitas bank syariah.