Pina Amalia Agustin
Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN JIWA Tn. R GANGGUAN SENSORI PERSEPSI: HALUSINASI PENDENGARAN AKIBAT SKIZOFRENIA DI RUANG ENDROTENOYO RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO Pina Amalia Agustin; Titi Sri Suyanti
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11260

Abstract

Skizofrenia tak terinci sering memunculkan gangguan sensori persepsi berupa halusinasi pendengaran. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif pada Tn. R (51 tahun) dengan masalah utama halusinasi pendengaran akibat skizofrenia tak terinci di Ruang Endrotenoyo RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Studi kasus deskriptif ini menggunakan pendekatan proses keperawatan secara sistematis, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi pustaka. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami halusinasi pendengaran, mendengar bisikan suara anaknya yang sudah meninggal hingga sepuluh kali sehari saat sendirian, senyum-senyum sendiri, konsentrasi kurang, serta memiliki riwayat putus obat selama satu bulan karena bosan. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi halusinasi pendengaran sebagai masalah utama, isolasi sosial, risiko perilaku kekerasan dan defisit perawatan diri. Implementasi keperawatan difokuskan pada Strategi Pelaksanaan (SP) 1–4 halusinasi serta SP 1–4 defisit perawatan diri. Hasil evaluasi menunjukkan pencapaian yang optimal; pasien mampu mengidentifikasi halusinasi, mempraktikkan cara pertama mengontrol halusinasi (menghardik) secara mandiri, dan menunjukkan perkembangan pada rencana perawatan kebersihan diri. Kesimpulannya, asuhan keperawatan jiwa terbukti efektif dalam membantu pasien mengendalikan halusinasi pendengaran dan memperbaiki kemandirian perawatan diri.