Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH MUSIK KLASIK DAN MUSIK TRADISI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD LABORATORIUM UNESA KETINTANG WAHYU PRATAMA, KURNIAWAN; YERMIANDHOKO, YOYOK
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengembangkan kemampuan belajar siswa, perlu lingkungan dan iklim pembelajaran yang menunjang (Mulyasa,2007). Peneliti menggagas penerapan musik dalam pembelajaran matematika di kelas V untuk mempengaruhi hasil belajar siswa. Musik yang digunakan; musik klasik karya Mozart dan musik tradisi dari Jawa Barat; Degung Sunda. Penelitian ini berpendekatan kuantitatif metode eksperimen The Static Group Pretest-Postest Design. Sampel penelitiannya diambil dengan random sampling untuk menentukan kelas yang digunakan sebagai eksperimen klasik dan tradisi pada kelas V sekolah dasar. Hasil penelitian ini berdasarkan uji-t sampel berpasangan menunjukkan terdapat pengaruh signifikan hasil pretest-posttest dengan diberikannya treatment. Perhitungan n-gain menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen tradisi lebih baik dibandingkan kelas eskperimen klasik. Dapat disimpulkan musik tradisi berpengaruh lebih signifikan dibandingkan musik klasik terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: Musik, Pembelajaran
Strategi Peningkatan Motivasi Belajar di Masa Pandemi Covid-19 berdasarkan Pemetaan menurut Teori Motivasi McClelland pada Siswa Kelas V SD Labschool UNESA 2 Kurniawan Wahyu Pratama; Maria Veronika Roesminingsih; Suhanadji Suhanadji
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.488

Abstract

Tujuan Penelitian ini Ingin mengetahui pemetaan motivasi belajar siswa kelas V menurut Teori Motivasi McClelland di masa pandemi covid-19 di SD Labschool UNESA 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan model studi fenomenologi gagasan Alfred Schutz. Penelitian kualitatif ialah penelitian yang dilakukan berdasarkan paradigma, strategi, dan implementasi model secara kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, instrumennya adalah orang (human instrument) yaitu peneliti itu sendiri. Penelitian ini mengambil data di SD Labschool UNESA 2 yang beralamatkan di Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sekaligus dipilih peneliti untuk mengumpulkan data pada penelitian ini. Maka didapatkan hasil pemetaan motivasi belajar siswa kelas V berdasarkan Teori Motivasi McClelland, yang paling dominan adalah motivasi belajar berdasarkan kebutuhan akan afiliasi (MBKA) dengan 58% yaitu 19 siswa, kemudian motivasi belajar berdasarkan kebutuhan akan berprestasi (MBKB) dengan 36% yaitu 12 siswa dan yang paling sedikit adalah motivasi belajar berdasarkan kebutuhan akan kekuasan (MBKK) dengan 6% yaitu 2 siswaPemetaan motivasi belajar siswa kelas V berdasarkan Teori Motivasi gagasan David McClelland yang berisi 3 kebutuhan yaitu Need of Achievment, Need of Affiliation dan Need of Power dapat dijadikan bahan rujukan dan indikator untuk penelitian selanjutnya serta jika ada keinginan untuk memetakan motivasi siswa di jenjang kelas dan sekolah yang berbeda.
Optimalisasi Potensi Flora Lokal Melalui Pelatihan Ecoprint Sebagai Upaya Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Siswa SDN Tiron 3 Banyakan Kabupaten Kediri Wulansari, Dinda; Fadhilah, Anis Nur; Mahendra, Mukhamad Riki; Ditya, Fahreza Fheeba Anggar; Pratama, Kurniawan Wahyu; Imron, Ilmawati Fahmi
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Vol 5 No 2 (2025): Dedikasi Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dedikasi.v5i2.27711

Abstract

Pemanfaatan potensi flora lokal sebagai sumber belajar perlu dioptimalkan dalam rangka meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Pelatihan ecoprint merupakan salah satu kegiatan edukatif yang mengintegrasikan seni dan kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan bahan alam seperti daun dan bunga dalam pembuatan motif pada kain. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pelestarian lingkungan, (2) mengembangkan kreativitas dalam berkarya dengan bahan alami, serta (3) menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui produk ramah lingkungan. Program pelatihan dilaksanakan terhadap siswa SDN Tiron 3 Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri dengan pendekatan praktik langsung (learning by doing). Tahapan yang dilakukan meliputi sosialisasi ecoprint, eksplorasi flora lokal, praktik teknik pounding, serta pameran hasil karya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terwujudnya keterampilan dalam menciptakan produk ecoprint yang unik, serta munculnya minat untuk mengembangkan produk sebagai alternatif usaha kreatif. Dengan demikian, pelatihan ecoprint berbasis pemanfaatan flora lokal tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi seni, tetapi juga mendukung penguatan karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar.
Implementasi Storybook Berbasis AI untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa Kelas 4 SDN Parang 2 Kurnia Alma’un; Kurniawan Wahyu Pratama; Fadhilatul Nur Azizah; Rafid Fahruddin; Meilina Nur Farida; Arin Zulfaida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4680

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa kelas IV SDN Parang 2 melalui pemanfaatan storybook berbasis kecerdasan buatan (AI). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni 2026 dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan metode learning by doing yang terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa dibimbing untuk menulis cerita sederhana berdasarkan pengalaman atau imajinasi mereka, kemudian mengembangkan cerita tersebut menjadi storybook digital dengan bantuan teknologi AI. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap keterlibatan siswa dan hasil karya yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memanfaatkan teknologi digital dan memahami penggunaan AI dalam proses pembelajaran, serta menunjukkan peningkatan antusiasme dalam kegiatan literasi. Dengan demikian, implementasi storybook berbasis AI dapat menjadi alternatif kegiatan yang efektif untuk mendukung peningkatan literasi digital siswa sekolah dasar sekaligus mengembangkan kreativitas mereka dalam menghasilkan karya digital.