Ni Putu Nita Astri Lestari
Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fleksibilitas Operasional Sebagai Variabel Mediasi Dalam Ketidakpastian Permintaan, Sistem Pengemasan Manual, Dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Ketahanan Rantai Pasok Ni Putu Nita Astri Lestari; Agus Purnomo; Melia Eka Lestiani
Cakrawala Repositori IMWI 298-309
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketidakpastian permintaan, sistem pengemasan manual, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap ketahanan rantai pasok dengan fleksibilitas operasional sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory survey terhadap 110 responden di PT Songgolangit Persada. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpastian permintaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap fleksibilitas operasional (p-value = 0,000), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan rantai pasok (p-value = 0,758). Sistem pengemasan manual berpengaruh positif dan signifikan terhadap fleksibilitas operasional (p-value = 0,000), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan rantai pasok (p-value = 0,097). Kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap fleksibilitas operasional (p-value = 0,009) dan ketahanan rantai pasok (p-value = 0,003). Fleksibilitas operasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan rantai pasok (p-value = 0,000). Selain itu fleksibilitas operasional terbukti mampu memediasi pengaruh ketidakpastian permintaan, sistem pengemasan manual, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap ketahanan rantai pasok dengan nilai p-value masing-masing sebesar 0,002; 0,005; dan 0,023. Penelitian ini menunjukkan bahwa fleksibilitas operasional menjadi faktor penting dalam meningkatkan ketahanan rantai pasok perusahaan.