Sarah Rosiana Husnul K
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ruwatan Bumi: Tradisi Tahunan Sebagai Wujud Pelestarian Adat Kebudayaan dan Kearifan Lokal di Desa Palasari Juag Dewi One N; Sarah Rosiana Husnul K; Muhamad Arief Fajar Mulyana; Mohammad Amar Khana
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jippma.v2i2.1005

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 02 UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Desa Palasari, Kabupaten Subang, bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis tradisi tahunan Ruwatan Bumi sebagai bentuk kearifan lokal. Meskipun tradisi ini lestari, pemahaman ilmiah tentang makna, fungsi, dan keberlanjutannya masih terbatas. Penelitian ini mengadopsi metode Community-Based Participatory Research (CBPR), di mana mahasiswa berkolaborasi secara aktif dengan masyarakat desa. Kami melakukan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi visual selama prosesi berlangsung untuk mengumpulkan data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ruwatan Bumi memiliki peran ganda yaitu sebagai manifestasi filosofi hidup yang harmonis dengan alam dan sebagai perekat sosial yang vital. Ritual ini terbukti mampu memperkuat solidaritas dan menjadi sarana efektif untuk resolusi konflik laten di dalam komunitas. Selain itu, kami berhasil mendokumentasikan setiap tahapan ritual secara sistematis, menjembatani pengetahuan tradisional yang diwariskan secara lisan dengan pemahaman akademis. Keberhasilan ini juga terlihat dari respons positif masyarakat, yang merasa bangga dan memiliki kesadaran baru untuk melestarikan tradisi mereka di tengah tantangan modernisasi. Kajian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur tentang kearifan lokal, menunjukkan bahwa tradisi dapat beradaptasi dan tetap relevan di era modern.