Devirifani Rizkiana
Program Studi Matematika, Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menuju Perencanaan Pariwisata Berbasis Data: Studi Komparatif Single Moving Average dan Single Exponential Smoothing pada Kunjungan Wisatawan Mancanegara Navisah Navisah; Devirifani Rizkiana; Helmina Andriani
Indonesian Journal of Applied Statistics and Data Science Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ijasds.v3i1.10847

Abstract

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi parawisata unggulan nasional meningkatkan kebutuhan akan perencanaan yang akurat dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Seiring dengan meningkatnya peran Bandara Internasional Lombok sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara, peramalan jumlah kunjungan wisatawan diperlukan sebagai dasar penyusunan strategi pemasaran, pengelolaan destinasi, penyediaan infrastruktur, dan perumusan kebijakan pariwisata. Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat akurasi metode Single Moving Average (SMA) dan Single Exponential Smoothing (SES) dalam meramalkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melalui Bandara Internasional Lombok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara periode Mei 2022 – Desember 2024. Peramalan dilakukan untuk periode Januari – Mei 2025, kemudian hasilnya dibandingkan dengan data aktual menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Januari 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara aktual sebesar 6.295 orang, sedangkan metode SES menghasilkan ramalan sebesar 6.223 orang dan metode SMA sebesar 5.528 orang. Meskipun hasil ramalan SES lebih mendekati nilai aktual, evaluasi keseluruhan menunjukkan bahwa SMA memiliki akurasi yang lebih baik dengan niali MAPE sebesar 18%, lebih rendah dibandingkan SES sebesar 25%. Hasil peramalan juga mengindikasikan potensi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara pada April-Mei 2025. Dengan demikian, hasil peramalan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan kesiapan destinasi, infrastruktur, dan strategi promosi guna mendukung pengembangan pariwisata yang adaptif dan berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.