Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Keuangan UMKM melalui Pelatihan Pembukuan Berbasis Digital pada Mitra BAZNAZ Microfinance Desa (BMD) di Desa Kediri: Strengthening MSME Financial Literacy through Digital-Based Bookkeeping Training for the Partners of BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Empowerment Program in Kediri Village Reny Wardiningsih; Herawati Khotmi; Khaerul Umam; Feryansyah Feryansyah; Resty Yusnirmala Dewi; Dina Amalya Putri; Eva Solina; Nadia Nuril Ferdaus
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10093

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi keuangan dan belum optimalnya penerapan pembukuan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di desa Kediri, kabupaten Lombok Barat, yang berdampak pada terbatasnya kemampuan dalam mengelola keuangan usaha secara sistematis. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam menyusun pembukuan sederhana berbasis digital. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui observasi kebutuhan, penyusunan materi, pelatihan, praktik, pendampingan, serta evaluasi dengan pendekatan partisipatif berbasis pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep literasi keuangan, kemampuan dalam mencatat transaksi secara lebih terstruktur, serta mulai diterapkannya pembukuan sederhana dalam kegiatan usaha. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam pencatatan keuangan memberikan kemudahan dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi informasi keuangan. Meskipun demikian, masih terdapat kendala dalam penggunaan teknologi pada sebagian peserta, sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan konsistensi penerapan pembukuan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pelaku usaha serta mendukung penguatan daya saing usaha secara berkelanjutan.
Inovasi Kemasan Produk Estetis dan Fungsional sebagai Upaya Branding untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk UMKM Desa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah: Innovation of Aesthetic and Functional Product Packaging as a Branding Strategy to Increase the Market Value of MSME Products in Sukadana Village Pujut District Central Lombok Lalu Andika Noviawan; Dewi Rispawati; Khaerul Umam; Paradisa Sukma; Muhamad Azhari
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8899

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM di dusun Belar, desa Sukadana, kecamatan Pujut, kabupaten Lombok Tengah melalui inovasi kemasan yang lebih estetis dan fungsional. Mitra kegiatan adalah kelompok UMKM Bale Olahan Kuker Patcu yang memproduksi aneka kue kering seperti kue bawang, keciput, kaliadem, kacang telur, kuping gajah, pita, pusut, dan lidah kucing. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah adanya sisa minyak pada produk yang menurunkan kualitas kemasan dan minat beli konsumen, penggunaan kemasan sederhana berbahan plastik biasa tanpa label, serta masih menggunakan stapler untuk menutup plastik kemasan. Metode pelaksanaan program meliputi lima tahapan, yaitu, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Inovasi teknologi yang diterapkan meliputi penggunaan mesin peniris minyak untuk mengurangi sisa minyak pada kue kering, pemilihan bahan kemasan yang cocok untuk kue kering seperti plastik PP atau HDPE dengan model polos atau zipper stand pouch, penerapan mesin vacuum sealer untuk menjaga kualitas dan daya simpan produk, serta pemberian desain label yang informatif dan profesional. Hasil kegiatan menunjukkan sisa minyak pada kue kering berkurang, kemasan yang digunakan lebih sesuai untuk kue kering, kemasan plastik tertutup lebih kuat dan rapi, serta label pada kemasan produk memberikan informasi penting bagi konsumen dan sebagai media promosi. Hasil kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan kualitas produk agar penjualan meningkat dan dapat meningkatkan kesejahteraan perempuan-perempuan anggota Bale Olahan Kuker Patcu.