Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kinerja PT Aneka Tambang Tbk Dengan Pendekatan Balanced Scorecard Di Tengah Fluktuasi Harga Komoditas Periode 2022–2024 Faizah Ahlam Notavia; Dame Siregar; Tiolina Evi Nausta Pardede
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) periode 2022–2024 menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) di tengah kondisi fluktuasi harga komoditas global. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah penurunan laba bersih ANTAM sebesar 19,45% pada tahun 2023, yang kemudian kembali mengalami penurunan drastis hingga 85% pada kuartal I tahun 2024. Kondisi tersebut menunjukkan adanya paradoks karena terjadi di tengah kenaikan harga emas dunia yang mencapai 39,17% sepanjang tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan PT ANTAM Tbk yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Analisis dilakukan melalui empat perspektif BSC, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pertumbuhan dan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ANTAM secara keseluruhan berada pada kategori cukup baik. Perspektif pelanggan dinilai baik ditunjukkan oleh rekor pertumbuhan penjualan 68,57% pada tahun 2024. Perspektif keuangan dan pertumbuhan dinilai cukup baik, sementara perspektif proses bisnis internal dinilai kurang baik akibat Operating Profit Margin yang terus menurun dari 8,58% menjadi 4,33%. Penelitian ini menegaskan bahwa pengukuran kinerja berbasis BSC memberikan gambaran yang lebih komprehensif dibandingkan analisis keuangan semata dalam mengevaluasi kondisi perusahaan tambang.
Integrasi Environmental Cost of Quality dan Triple Bottom Line Accounting dalam Balanced Scorecard untuk Meningkatkan Kinerja Keberlanjutan Perusahaan Rachel Hera Rosmarie; Andi Farhan Nasrun; Tiolina Evi Nausta Pardede
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1474

Abstract

Tekanan regulasi dan pasar terhadap praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) mendorong perusahaan untuk menghubungkan laporan keberlanjutan eksternal dengan sistem pengukuran kinerja internal. Namun, biaya lingkungan sering masih tersembunyi dalam biaya overhead dan Balanced Scorecard (BSC) konvensional belum secara eksplisit memetakan aspek lingkungan dan sosial. Artikel konseptual ini bertujuan mengembangkan kerangka integratif Environmental Cost of Quality (ECOQ) dan Triple Bottom Line (TBL) Accounting ke dalam arsitektur BSC untuk memperkuat pengukuran kinerja keberlanjutan perusahaan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif dengan pendekatan theory synthesis terhadap literatur akuntansi manajemen lingkungan, cost of quality, Sustainability Balanced Scorecard, standar pelaporan keberlanjutan, dan regulasi keuangan berkelanjutan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kategori ECOQ berupa biaya pencegahan, deteksi, kegagalan internal, dan kegagalan eksternal dapat dipetakan ke dalam perspektif keuangan, pelanggan, proses internal, pembelajaran dan pertumbuhan, serta perspektif keberlanjutan tambahan. Integrasi ini berpotensi meningkatkan keterlacakan biaya lingkungan, memperkuat keselarasan indikator profit, people, dan planet, serta mendukung kepatuhan terhadap POJK 51/2017, GRI Standards, IFRS Sustainability Disclosure Standards, dan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia. Kerangka ini memberi kontribusi praktis bagi perusahaan dalam merancang pengukuran kinerja yang lebih relevan, akuntabel, dan berorientasi nilai jangka panjang.
PENTINGNYA PENERAPAN ETIKA BISNIS UNTUK MEWUJUDKAN KEBERLANJUTAN USAHA DI INDONESIA Eva Aidatul Fitriyah; Navasa Auliya; Vriska Amanda; Tiolina Evi Nausta Pardede
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 13 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v13i3.797

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis peran etika bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam mewujudkan keberlanjutan usaha di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka, melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang relevan. Data dianalisis melalui proses reduksi, kategorisasi tema, serta analisis isi terhadap literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis yang berlandaskan kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab mampu meningkatkan citra perusahaan, kepercayaan publik, serta loyalitas stakeholder. CSR juga ditemukan sebagai strategi penting dalam memperkuat hubungan sosial, menjaga keseimbangan ekonomi-lingkungan, serta menciptakan legitimasi sosial yang berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi etika bisnis dan CSR dapat menjadi solusi strategis bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan era digital, terutama terkait transparansi data, privasi, dan komunikasi publik. Kebaruan penelitian terletak pada penggabungan perspektif etika bisnis, CSR, dan transformasi digital dalam konteks keberlanjutan usaha di Indonesia
Integrasi Analisis PESTEL dan Akuntansi Manajemen Lingkungan dalam Strategi Manufaktur Hijau Satria Yudhia Wijaya; Tiolina Evi Nausta Pardede
EQUITY Vol 29 No 1 (2026): EQUITY
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34209/equ.v29i1.14054

Abstract

Sustainability transformation has become an increasingly important issue for manufacturing firms, particularly in response to growing environmental pressures and changing stakeholder expectations. While prior studies have widely examined sustainability practices and firm performance, relatively limited attention has been given to how external environmental pressures are translated into internal strategic actions. This study addresses that gap by proposing a conceptual framework that integrates PESTEL analysis and Environmental Management Accounting (EMA) in explaining the development of green manufacturing strategy and its implications for sustainable performance. Based on institutional theory and the resource-based view, this study adopts a conceptual approach based on a systematic literature review. The analysis suggests that PESTEL factors operate as multidimensional external pressures that encourage firms to pursue sustainability transformation. However, these pressures do not automatically lead to improved performance outcomes. Instead, firms require internal organizational capabilities that enable environmental information to be interpreted and incorporated into strategic decision-making processes. In this context, EMA is positioned as a mediating capability that supports the implementation of green manufacturing strategy.