Perkembangan konser K-Pop sebagai bagian dari event tourism di DKI Jakarta telah mendorong meningkatnya mobilitas pengunjung yang melakukan perjalanan untuk menghadiri pertunjukan, namun faktor-faktor motivasi yang melatarbelakangi keputusan tersebut masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor pendorong (push) dan faktor penarik (pull) yang memotivasi pengunjung menghadiri konser K-Pop sebagai pariwisata event di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah atau sedang menghadiri konser K-Pop di Indonesia Arena dan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi push memperoleh nilai rata-rata 3,56 (85,27%) dengan kategori sangat tinggi, sedangkan motivasi pull memperoleh nilai rata-rata 3,38 (83,60%) dengan kategori sangat tinggi. aktor push yang paling tinngi adalah pelarian dari rutinitas (escape) dan hiburan, sedangkan faktor pull yang paling tinggi adalah kualitas venue dan atmosfer konser. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi internal lebih dominan dibandingkan motivasi eksternal dalam mendorong pengunjung menghadiri konser K-Pop. Temuan ini memberikan implikasi bagi pemerintah, penyelenggara event, dan pelaku industri pariwisata dalam merancang strategi pengembangan event tourism yang lebih sesuai dengan karakteristik motivasi pengunjung.