Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Adaptasi Umkm Dalam Menghadapi Banjir: Analisis Berdasarkan Sustainable Livelihood Framework Di Kuningan Barat, Jakarta Selatan Dilan Fathur Rahman; Nauval Octa Ramadhan; Azriel Falah Kurniawan; Muhammad Ghiyats Afriansyah; Bagus Noviyanto; Fathin Aulia Rahman
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v9i1.4163

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di wilayah perkotaan dan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM sebagai sektor ekonomi yang bergantung pada aktivitas operasional harian memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap gangguan usaha akibat banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi UMKM dalam menghadapi banjir di Kuningan Barat, Jakarta Selatan menggunakan pendekatan Sustainable Livelihood Framework (SLF). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik survei lapangan terhadap 22 pelaku UMKM. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan lima modal penghidupan yaitu human capital, natural capital, physical capital, financial capital, dan social capital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor kuliner merupakan jenis usaha yang paling dominan dengan persentase 56,5%. Sebanyak 73,9% responden mengalami banjir sebanyak 1–2 kali dalam satu tahun, sedangkan 21,7% mengalami banjir sebanyak 3–5 kali dalam satu tahun. Pelaku UMKM telah menerapkan berbagai strategi adaptasi berupa perlindungan aset usaha, pemanfaatan teknologi informasi, penyediaan dana cadangan, modifikasi fasilitas usaha, serta penguatan hubungan sosial dengan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi UMKM dipengaruhi oleh kombinasi modal manusia, modal alam, modal fisik, modal finansial, dan modal sosial.
Ketahanan Generasi Z di DKI Jakarta dalam Menghadapi Bencana Banjir Rohman Syah; Fathin Aulia Rahman
LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren Vol. 4 No. 2 (2026): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ljit.v4i2.8481

Abstract

This study aimed to analyses the resilience of Generation Z in the DKI Jakarta region in facing flood disasters based on human, natural, financial, physical, and social capital. The study used a descriptive quantitative approach with a cross-sectional design. Data were collected through an online questionnaire using non-probability and purposive sampling. A total of 585 responses were collected, while instrument and statistical analyses used 581 complete cases. The analyses included descriptive statistics, validity testing, reliability testing, the Kaiser-Meyer-Olkin measure, Bartlett’s Test of Sphericity, Measure of Sampling Adequacy, principal component analysis, boxplots, and a radar chart. The findings indicate that Generation Z resilience was generally in the high category. Physical capital was relatively the strongest dimension, whereas social capital had the lowest relative score. The main strengths were access to communication and information, while participation in disaster-preparedness groups, ownership of a dedicated emergency bag, and disaster emergency funds still required improvement. Resilience should therefore be strengthened through practical disaster education, community organization, financial preparedness, improved facilities, and environmental management.