Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Video Profil sebagai Media Promosi UKM Lontong Sayur dan Bumbu Khas Betawi Ika Rusdika Dewi; Hoirunnisa; Widiana Indah Permata; Kurnia Pitri Wijaya
Darma Cendekia Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v5i1.198

Abstract

Dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat, pembuatan video profil digunakan sebagai media promosi yang ditujukan agar masyarakat sekitar dapat mengenal secara online UKM yang terhitung baru beberapa bulan dan memudahkan mencari pelanggan secara konsisten. Banyak hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membuat video profil seperti melakukan riset yang mendalam tentang UKM, hal ini dapat dilakukan dengan melakukan wawancara kepada pemilik UKM dan beberapa pelanggan, melakukan observasi dan mencari informasi lengkap berkaitan dengan UKM tersebut. Bertujuan membuat video profil sebagai media promosi. Video Profil merupakan salah satu media yang digunakan dalam menyampaikan berbagai macam informasi yang dibutuhkan oleh pembeli. Video profil memiliki peran yang sangat baik dalam memperkenalkan suatu produk, tempat ataupun bisnis, dapat juga menjadi salah satu alternatif yang sangat efektif dan menjanjikan sebagai media promosi Metode brainstorming yang dikenal dengan istilah metode curah pendapat dan sumbang saran, hasil dalam kegiatan ini membuat media promosi berupa video profil sebagai solusi terhadap permasalahan yang ada. Hasil kegiatan berupa proses pembuatan video profil yang dilakukan di lingkungan UKM lontong sayur Bumbu khas Betawi. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam penbuatan video profil yang bertujuan untuk mempromosikan UKM Lontong sayur Bumbu khas Betawi sebagai kuliner sarapan yang memiliki kualitas yang baik dan enak di lidah para pembeli dan menjadi pilihan bagi para calon pembeli untuk dapat datang dan membeli lontong sayur bumbu khas Betawi.
Strategi Marketing Mix Karya Sanggar Batik Katura di Kota Cirebon Ika Rusdika Dewi; Widiana Indah Permata; Adi Iryanto
Pantarei Vol 2 No 1 (2026): Media, Kreativitas, dan Inovasi di Era Transformasi Digital
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ptr.v2i1.356

Abstract

This study aims to analyze the implementation of marketing mix strategies at the Katura Batik Studio in Cirebon City as an effort to increase competitiveness while preserving batik cultural heritage. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. Research informants include studio owners, artisans, and batik consumers. The analysis was conducted by referring to the 7P marketing mix concept, which includes product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. The results show that the marketing strategy implemented by the Katura Batik Studio is not only oriented towards economic aspects, but also on cultural values. The resulting products are of high quality with typical Cirebon motifs such as Mega Mendung, which have been maintained for generations. The pricing strategy is adjusted to the level of production complexity, while promotion is carried out through social media, word of mouth, and cultural events. In addition, the role of human resources, traditional production processes, and physical evidence such as showrooms also strengthen the consumer experience. The findings of this study indicate that optimal integration of marketing mix elements can increase consumer loyalty while strengthening the position of batik as a local cultural identity. This research contributes to the development of culture-based marketing strategies in the creative MSME sector.