Elvi Amba Ray
UNIVERSITAS KRISTEN WIRA WACANA SUMBA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Penyaluran Pupuk Bersubsidi Bagi Kelompok Tani Padi Di Desa Kabaru Kecamatan Rindi Kabupaten Sumba Timur Elvi Amba Ray; Elfis Umbu Katongu Retang; Diana Andayanie Djoh
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Mei 2026 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/s59g5n31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani padi di Desa Kabaru, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 68 responden dari 17 kelompok tani aktif yang ditentukan secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis berdasarkan enam indikator efektivitas, yaitu ketepatan sasaran, ketepatan jumlah, ketepatan tempat, ketepatan harga, ketepatan waktu, dan ketepatan mutu. Penilaian responden terhadap masing-masing indikator diukur menggunakan skala Likert, sehingga memungkinkan pengukuran tingkat efektivitas secara lebih terstruktur dan kuantitatif. Hasil skala Likert tersebut selanjutnya diolah untuk menentukan kategori efektivitas pada setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek ketepatan sasaran dan ketepatan jumlah berada pada kategori sangat efektif, karena seluruh petani penerima merupakan sasaran yang benar dan jumlah pupuk yang diterima telah sesuai dengan RDKK. Ketepatan harga masuk dalam kategori cukup efektif, disebabkan oleh adanya ketidaksesuaian harga di kios dengan HET. Indikator ketepatan waktu berada pada kategori efektif, meskipun masih terdapat beberapa hambatan pada proses administrasi dan keterlambatan distribusi. Ketepatan mutu berada pada kategori cukup efektif, di mana pupuk umumnya memenuhi standar mutu, namun sebagian kecil ditemukan dalam kondisi kurang baik. Indikator dengan capaian terendah adalah ketepatan tempat, yang berada pada kategori sangat kurang efektif karena lokasi kios pupuk yang jauh dari lahan menyebabkan tingginya biaya transportasi dan keterlambatan penebusan pupuk. Secara keseluruhan, penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Kabaru berada dalam kategori cukup efektif, namun masih diperlukan perbaikan terutama pada aksesibilitas lokasi kios, transparansi harga, serta pengawasan mutu agar program subsidi pupuk dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi petani padi.