Survival Survival
Universitas Widya Gama Malang, Indonesia, Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi dan Penguasaan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Perilaku Kerja Inovatif Sebagai Variabel Mediasi Ahmad Ahmad; Survival Survival; Ana Sopanah; Hanif Rani Iswari; Choirul Anam
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2923

Abstract

Guna menguji peran mediasi dari perilaku kerja inovatif dalam hubungan antara kompetensi dan penguasaan teknologi informasi terhdap kinerja pegawai, riset bernuansa eksplanatif kuantitatif ini digelar pada Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Perwakilan Nusa Tenggara Barat. Penarikan sampel menghasilkan angka 157 sampel dari keseluruhan populasi yang berjumlah 679 pegawai ASN (terdiri atas PNS dan PPPK), di mana ketentuannya merujuk pada kalkulasi rumus Slovin serta metode propotional stratified random sampling. Data kuesioner yang terkumpul diproses melalui pemodelan persamaan struktural berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Rangkaian pembuktian hipotesis menonfirmasi bahwa keterandalan kompetensi beserta penguasaan teknologi informasi berdampak positif dan bermakna kepada kinerja pegawai sekaligus dorongan perilaku kerja inovatif. Manifestasi perilaku kerja inovatif pun terbukti secara opini memiliki pengaruh langsung yang positif dan substansial, baik secara langsung pada kinerja pegawai maupun terhadap pembentukan perilaku kerja inovatif. Di sisi lain, perilaku kerja inovatif itu sendiri terbukti secara nyata mendongkrak pencapaian kinerja pegawai. Hasil uji efek perantara mempertegas bahwa keberadaan perilaku kerja inovatif secara bena memediasi keterkaitan antara kompetensi maupun penguasaan teknologi informasi terhadap kinerja akhir aparatur. Implikasi dari temuan ini menyatakan bahwasanya kapabilitas individu dan penguasaan teknologi harus diintegrasikan dengan stimulasi perilaku inovatif guna merealisasikan performa kerja yang maksimal. Secara praktis, studi ini menjadi pijakan strategis bagi manajemen organisasi dalam merumuskan kebijakan pengembangan sumber daya manusia melalui penguatan kapasitas, optimalisasi sarana digital, serta pembentukan ekosistem kerja yang inovatif.