ABSTRACT Narcissistic personality traits are a stable personality pattern characterised by fantasies or behaviour that is excessive regarding power, success, intelligence, beauty and ideal love, a great need to be admired by others, and a reduced capacity to empathise with them. The parenting style that parents adopt can shape certain behaviours in their children (adolescents). This study aims to determine whether there is a relationship between an authoritarian parenting style and narcissistic tendencies in adolescents. The research approach used is a quantitative method, with a correlational research design. The population for this study consists of 120 adolescents who meet the researcher's criteria; the sampling technique used is purposive sampling, which involves conducting a screening process. Based on the data analysis, it was found that there is a significant relationship between the authoritarian parenting style and narcissistic tendencies in adolescents, which means that hypothesis Ha is accepted and Ho is rejected. The implications of this research can help to reduce all factors that influence narcissistic tendencies in adolescents. ABSTRAK Kecenderungan kepribadian narsisme merupakan pola kepribadian yang menetap, ditandai dengan adanya fantasi atau perilaku yang berlebihan terhadap kekuatan, kesuksesan, kecerdasan, kecantikan, dan cinta ideal, memiliki kebutuhan yang besar untuk dikagumi oleh orang lain, serta kurang memiliki kemampuan untuk memberikan empati kepada orang lain. Pola asuh yang diterapkan orang tua terhadap anak dapat membentuk perilaku tertentu pada anak (remaja). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku narsisme pada remaja. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu 120 orang remaja yang memenuhi kriteria peneliti. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan cara melakukan screening. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku narsisme pada remaja, yang berarti menunjukkan bahwa hipotesis Ha diterima dan H0 ditolak. Implikasi dari penelitian ini dapat membantu mengurangi berbagai faktor yang memengaruhi kecenderungan narsisme pada remaja.