ABSTRACT Interpersonal communication is an essential competency that supports positive interactions among students in the school environment. The Student Needs Assessment Questionnaire (Angket Kebutuhan Peserta Didik [AKPD]) conducted in Class VIII-D of SMP Negeri 3 Madiun revealed that many students experienced difficulties in expressing their opinions constructively, highlighting the need for guidance services that encourage active participation. This Guidance and Counseling Action Research (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling [PTBK]) explored the implementation of the Group Investigation technique in classical guidance services to enhance students' interpersonal communication skills. The study was conducted over two action cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection, involving 31 eighth-grade students. Data were collected using a reliable interpersonal communication questionnaire and a service process evaluation sheet. The findings indicated an improvement in the quality of guidance service implementation, accompanied by an increase in the mean interpersonal communication score from 47.16 in the pre-action stage to 85.81 at the end of the intervention. These findings suggest that the effectiveness of the Group Investigation technique is supported not only by collaborative learning activities but also by the continuous reflective process embedded in each PTBK cycle. Therefore, the Group Investigation technique can serve as an effective alternative approach in classical guidance services to strengthen students' interpersonal communication skills while enriching guidance and counseling practices in schools. ABSTRAK Kemampuan komunikasi interpersonal merupakan salah satu kompetensi yang berperan penting dalam mendukung interaksi positif peserta didik di lingkungan sekolah. Hasil Angket Kebutuhan Peserta Didik (AKPD) di kelas VIII-D SMP Negeri 3 Madiun menunjukkan masih adanya kendala dalam menyampaikan pendapat secara positif sehingga diperlukan layanan bimbingan yang mampu mendorong partisipasi aktif peserta didik. Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) ini mengeksplorasi penerapan teknik Group Investigation dalam layanan bimbingan klasikal untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi terhadap 31 peserta didik kelas VIII-D. Data dikumpulkan melalui angket komunikasi interpersonal yang telah memenuhi uji reliabilitas serta lembar evaluasi proses layanan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas pelaksanaan layanan yang diikuti oleh kenaikan rata-rata skor komunikasi interpersonal peserta didik dari 47,16 pada prasiklus menjadi 85,81 pada akhir tindakan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas teknik Group Investigation tidak hanya ditunjang oleh aktivitas kolaboratif antarpeserta didik, tetapi juga oleh proses refleksi berkelanjutan dalam setiap siklus PTBK. Dengan demikian, teknik Group Investigation dapat menjadi alternatif layanan bimbingan klasikal yang efektif untuk memperkuat kemampuan komunikasi interpersonal peserta didik sekaligus memperkaya praktik layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah.