ABSTRACT Low levels of student empathy remain a challenge for guidance and counseling services, as they affect the quality of social interactions, concern for peers, and character development within the school environment. This study examined the effect of integrating group guidance services with the Value Clarification Technique (VCT) on the development of students' empathy at SMA PGRI 2 Palembang. A quantitative approach was employed using a Pre-Experimental design with a One-Group Pretest–Posttest Design. The research procedure consisted of an initial screening, participant selection through purposive sampling, implementation of group guidance sessions, and pretest–posttest assessments. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed with the Wilcoxon Signed-Rank Test. The findings revealed a significant improvement in students' empathy following the intervention, with a statistically significant difference (Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.012; p < 0.05). These findings indicate that integrating the Value Clarification Technique into group guidance facilitates the development of empathy by encouraging value reflection and social experiences that foster greater concern for others and a deeper understanding of different perspectives. ABSTRAK Rendahnya empati peserta didik masih menjadi tantangan dalam layanan bimbingan dan konseling karena berpengaruh terhadap kualitas interaksi sosial, kepedulian terhadap teman sebaya, dan perkembangan karakter di lingkungan sekolah. Penelitian ini menganalisis pengaruh integrasi layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan Value Clarification Technique terhadap pengembangan empati siswa SMA PGRI 2 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental melalui model One Group Pretest–Posttest Design. Tahapan penelitian meliputi screening, penetapan sampel menggunakan teknik purposive sampling, pemberian layanan bimbingan kelompok, serta pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis dengan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan empati siswa setelah mengikuti layanan, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,012; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi Value Clarification Technique dalam dinamika bimbingan kelompok mendukung pengembangan empati melalui proses refleksi nilai dan pengalaman sosial yang mendorong peserta didik membangun kepedulian serta memahami perspektif orang lain secara lebih mendalam.