Hotpascaman Simbolon
Fakultas Psikologi, Universitas HKBP Nommensen Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN BIG FIVE PERSONALITY DENGAN CELEBRITY WORSHIP PADA PENGGEMAR K-POP DI INDONESIA Melinda Marisi Nadeak; Hotpascaman Simbolon
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.13268

Abstract

ABSTRACT The growing popularity of K-Pop in Indonesia has not only expanded fandom activities in digital spaces but has also intensified the psychological attachment that some fans develop toward public figures. This variation in attachment prompted the present study to examine the relationship between Big Five Personality and Celebrity Worship among Indonesian K-Pop fans. A quantitative approach with a correlational design was employed, involving 1,000 K-Pop fans aged 20–25 years who belonged to one or more of the following fandoms: ARMY, BLINK, EXO-L, NCTzen, and CARAT. Participants were selected using purposive sampling, while data were collected online using a Big Five Personality scale adapted from the Big Five Inventory and a Celebrity Worship scale adapted from the Celebrity Attitude Scale. Data analysis included normality and linearity testing, followed by the Pearson Product-Moment correlation test. The findings revealed a positive and statistically significant relationship between Big Five Personality and Celebrity Worship (r = 0.222; p < 0.001), although the correlation strength was relatively weak. Among the five personality dimensions, Openness to Experience demonstrated the strongest association, followed by Neuroticism, Conscientiousness, Agreeableness, and Extraversion. These findings indicate that personality contributes to the tendency toward Celebrity Worship, but it does not fully account for the phenomenon. This study extends empirical evidence regarding the role of personality in Indonesian K-Pop fandoms and provides a foundation for future research incorporating additional psychological factors. ABSTRAK Fenomena K-Pop di Indonesia tidak hanya memperluas aktivitas fandom di ruang digital, tetapi juga menghadirkan variasi dalam tingkat keterikatan psikologis penggemar terhadap figur publik. Perbedaan tersebut mendorong penelitian ini untuk mengkaji hubungan antara Big Five Personality dan Celebrity Worship pada penggemar K-Pop di Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional diterapkan pada 1.000 penggemar K-Pop berusia 20–25 tahun yang tergabung dalam fandom ARMY, BLINK, EXO-L, NCTzen, atau CARAT. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan data dikumpulkan secara daring melalui skala Big Five Personality yang diadaptasi dari Big Five Inventory dan skala Celebrity Worship yang diadaptasi dari Celebrity Attitude Scale. Analisis dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara Big Five Personality dan Celebrity Worship (r = 0,222; p < 0,001), meskipun kekuatan hubungannya tergolong rendah. Dimensi Openness to Experience memiliki korelasi tertinggi, diikuti Neuroticism, Conscientiousness, Agreeableness, dan Extraversion. Temuan ini menunjukkan bahwa kepribadian berkontribusi terhadap kecenderungan Celebrity Worship, tetapi bukan merupakan satu-satunya faktor yang membentuk perilaku tersebut. Penelitian ini memperluas bukti empiris mengenai peran kepribadian dalam konteks fandom K-Pop di Indonesia dan menjadi dasar bagi pengembangan penelitian yang melibatkan faktor-faktor psikologis lainnya.
HUBUNGAN GROWTH MINDSET DENGAN KESIAPAN KARIER PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI KOTA MEDAN Rapika Claudia Naibaho; Hotpascaman Simbolon
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.14147

Abstract

ABSTRACT The transition from higher education to the workforce represents a critical stage that requires adequate career readiness; however, not all final-year university students possess the psychological resources necessary to navigate this transition successfully. One factor that is assumed to play an important role is growth mindset, defined as the belief that abilities can be developed through sustained effort, effective strategies, and continuous learning. This study aimed to examine the relationship between growth mindset and career readiness among final-year university students in Medan, Indonesia. A quantitative correlational design was employed involving 365 final-year students selected through purposive sampling. Data were collected using the Growth Mindset Scale and the Career Readiness Scale, developed based on the employability framework, and analyzed using Spearman’s rho correlation because the data did not meet the assumption of normality. The findings revealed a positive and significant relationship between growth mindset and career readiness (r<sub>s</sub> = 0.781, p < 0.001), indicating that students with higher levels of growth mindset tended to demonstrate better career readiness. These findings provide empirical evidence supporting the role of growth mindset in strengthening career readiness and offer a practical foundation for integrating psychological development into university career preparation programs to better equip graduates for the dynamic labor market. ABSTRAK Transisi dari pendidikan tinggi menuju dunia kerja merupakan fase yang menuntut kesiapan karier yang memadai, namun tidak semua mahasiswa tingkat akhir memiliki sumber daya psikologis yang mendukung proses tersebut. Salah satu faktor yang diperkirakan berperan adalah growth mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan dapat berkembang melalui usaha, strategi, dan pengalaman belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara growth mindset dan kesiapan karier pada mahasiswa tingkat akhir di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 365 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Growth Mindset Scale dan Career Readiness Scale, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman's rho karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara growth mindset dan kesiapan karier (r<sub>s</sub> = 0,781; p < 0,001), yang mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan growth mindset yang lebih tinggi cenderung memiliki kesiapan karier yang lebih baik. Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan growth mindset sebagai salah satu sumber daya psikologis yang mendukung kesiapan mahasiswa dalam menghadapi transisi menuju dunia kerja. Hasil penelitian juga memberikan dasar empiris bagi perguruan tinggi untuk mengintegrasikan penguatan growth mindset ke dalam program pengembangan karier guna meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dinamika pasar kerja.